klikdokter.com
Jumat, 18 April 2014
Login | Register

Jantung Berdebar, Sakit Jantung?

Selamat Pagi Dok, Salam Sejahtera untuk kita semua Saya Haries, Pria 30 Th, Adapun mengenai saya sudah stop rokok selama 3 tahun, tidak konsumsi aLKOHOL, belakangan sering konsumsi Outmeal (Gandum), rajin Jogging tiap hari x 15 s/d 30 mnt, tekanan darah 120 atau 110/80, cek darah rutin per 6 bulan sekali dengan hasil gula darah, asam urat, SGOP SGPT naik beberapa Point, dan kolesterol batas normal (HLD, LDL, Trig, Kolesterol Total), berat badan 82 Kg, adapun sejarah medis saya selama ini lebih kurang 3 tahun adalah GERD (Peningkatan asam lambung tinggi) hasil dari 3 Dokter Spesialis dalam Umum dan 4 Spesialis Dalam Pencernaan, 2 Spesialis Penyakit dalam Divisi Kardiologi, dengan keluhan 3 tahun belakang yaitu sering pusing, sering sendawa, heartburn,nafas kurang sedap, mencret, kadang kadang keringat dingin, nyeri dada kiri nafas agak berat dan saya sudah konsultasi dengan Dokter Umum, Spesialis Dalam Umum, Spesialis dalam Paru, Spesialis dalam Pencernaan yang mana seperti diatas saya di Vonis GERD akibat Stress, Tiap 6 bulan sekali test Lab dan EKG Alhamdullilah hasil normal, namun belakangan ini saya sering merasa cemas, jantung berdebar, sesak nafas (tanpa aktifitas), sendawa yang terus menerus, pusing, susah tidur/tidak pernah nyeyak tidur dan stress kerja yang tinggi. pernah suatu malam saya sesak nafas saya seolah olah saya seperti kena serangan jantung namun saya berusaha tenang selama 1 jam, namun sesak nafas tersebut tidak hilang hilang namun bertambah cemas kemudian saya lari ke UGD, kemudian dokter jaga mengatakan jantung saya tidak apa apa tetapi lambung saya lagi banyak, namun saya masih ragu maka saya minta di EKG dan alhamdulilah hasil nya NORMAL hanya detak nya yang agak cepat, kemudian saya pulang dan istirahat, 2 hari setelah itu saya pergi ke BRAIN & HEART CENTER di RS pemerintan terbesar di Kota saya dan konsultasi dengan Dokter Spesialis jantung Dr H A..... S... SpJP-K, FIHA, FasCC dan saya tunjjukan hasil EKG saya, kemudian saya disuruh dokter tsb untuk langsung saja saya di ECHO JANTUNG (hasilnya jantung saya Baik Cuma ada katup sedikit melengkung) dan diresepkan obat Concor 1 x 1, kalxetin 2 x 1, dan Frisium (Clobazam) 1 x 1, menurutnya hanya pikiran saya saja yang lagi tegang (Untuk obat penenang tidak saya minum/jarang), kemudian beberapa hari kemudian saya mengalami lagi nyeri dada, sesak nafas, jantung berdebar (tanpa aktifitas) saya lalu konsultasi lagi ke 3 dokter (2 dokter Spesialis dalam Pencernaan dan dalam Pulmonologi) sekaligus dan alhamdullilah tetap menurut dokter nyeri dada kiri, sesak nafas dan heartburn tersebut dari Lambung (GERD) saya dan saya diresepkan obat obatan lambung (lanzoprazole 30 mg, Tripanzym, Zyfrax 0,25, dan Obat obatan penenang lainya,) (Untuk obat penenang tidak saya minum/jarang) memang saya akui saya selalu terpikiran ini adalah jantung saya yang bermasalah karena saya mudah sekali capek dan ngos ngosan, sering sendawa. Sejak itu saya sering merasakan nyeri dada, nafas berat berikut jantung berdebar debar saya besoknya konsultasi lagi ke Dokter Spesialis Jantung Dr. H..... H Spjp FIHA yang lain, dan saya di EKG dengan Hasil Jantung Normal Cuma nadi agak cepat akibat cemas dan saya diresepkan obat propanolol 10 Mg 1 x 1, Neurosanbe dan Pumpitor, dan saya langung ke Dokter Penyakit dalam pencernaan untuk obat permasalahan GERD tersebut. Adapun yang ingin saya konsultasikan Dok : 1. Apakah benar nyeri dada, nafas berat dan jantung berdebar diikuti kecemasan itu diakibatkan dari GERD (Asam lambung saya yang tinggi) dan dicampur kecemasan yang dalam mind set saya selalu berpikiran itu adalah serangan jantung , mengingat dalam 3 bulan ini saya sudah 4 kali ekg dan 1 kali ECHO jantung dengan hasil normal ? 2. Mengapa begitu saya melakukan aktifitas agak berat sedikit saya langsung berdebar debar, ngos ngosan, cemas diikuti datang pikiran saya bahwa saya sakit jantung, dan saya langsung tidak konsetrasi, sehingga saya sekarang agak males untuk kegiatan jogging dan diganti dengan jalan saja dengan waktu 30 Mnt setiap 2 hari sekali 3. Apakah ini memang benar efek dari GERD dan Psikosomatis yang saya derita, mengingat ada 2 Dokter terbaik dalam penyakit dalam di RS Swasta terbaik di tempat saya (Palembang) hanya memberikan resep racikan dengan isi : Ludiomil, Zyfrax dan Dogmatil saja tanpa obat obat lain. 4. Dan apabila ini memang efek dari GERD dan Psikosomatis bukan dari jantung saya yang bermasalah, bagaimana menanamkan/pencerahan/keyakinan dalam pikiran saya ini bahwa sakit yang saya rasakan itu adalah dari Lambung dan pikiran saya yang bermasalah bukan JANTUNG saya yang sakit 5. Mohon bantuannya Dok karena saya belakangan ini selalu bepikiran saya sakit jantung namun menurut semua Dokter yang saya konsultasikan tidak ada 1 pun yang mengatakan saya sakit jantung, tetapi itu hanya akibat asam lambung yang tinggi dan kecemasan saja Demikian saya sampaikan Dok, maaf saya terlalu banyak cerita, mengingat untuk masukan Dokter saja, Sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak, Salam HAries



Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Gangguan psikosomatis adalah terjadinya keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisikal yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. Sindroma ini diklasifikasikan sebagai bagian dari neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform oleh World Health Organization. Keluhan anda mengarah ke psikosomatis karena tidak ditemukan kelainan baik fisik maupun pemeriksaan penunjang pada anda. Selain itu keluhan Anda tidak membaik dengan berbagai obat-obatan yang sudah diberikan.

Pengobatan psikosomatis merupakan integrasi berbagai bidang ilmu seperti psikiatri, psikologi, neurologi, dan berkaitan dengan bidang keluhan Anda yaitu penyakit dalam. Sebelumnya harus dicari terlebih dahulu apa pencetus dari psikosomatis ini, apakah faktor stres, depresi, atau penyakit kronik yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, stroke) atau malah ketakutan bila mengidap penyakit tertentu.

Jika memang hasil pemeriksaan jantung Anda menunjukkan hasil yang normal, maka tidak ada masalah dengan jantung Anda. Gangguan cemas memang dapat memberikan gejala berupa sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dsb. Jika Anda selalu diliputi ketakutan maka apapun aktivitas yang Anda lakukan, Anda akan mengalami keluhan-keluhan yang memberatkan Anda.

Saat ini kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut dan pemberian obat. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Anda juga dapat mencoba  mengatasi kecemasan Anda  tanpa obat-obatan. Disamping akan meringankan biaya pengobatan, hal ini juga akan memberikan dampak yang lebih sehat bagi tubuh Anda. Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi n gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

  • Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat mengalami kecemasa berlebihan atau serangan panik
  • Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
  • Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
  • Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan
  • Dll

Selain itu, untuk mengatasi gangguan cemas, Anda dapat juga mencoba untuk melakukan suatu terapi kolompok atau konseling dengan psikiatri. Akan lebih baik jika Anda mampu mengatasi serangan Anda tanpa obat-obatan dibandingkan ketergantungan terhadap obat penghilang rasa cemas.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai terapi kelompok, anda dapat membaca artikel kami yang berjudul Terapi Kelompok Redakan Stress.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter