klikdokter.com
Rabu, 30 Juli 2014

Kuku Yang Rusak

dok, sewaktu kecil saya sering memakai obat merah di kuku kaki dan tangan. sejak saya mulai masuk sekolah (TK) semua kuku saya menjadi rusak sampai sekarang. kering, suram, permukaan kasar dan terdapat bercak putih seperti tepung di ujung luarnya. yang paling tidak tahan adalah rasa gatalnya yang sangat menyiksa setiap waktu. tambah lagi menjadikan saya sering tidak percaya diri karena penampilan kuku saya. saya pernah menanyakan hal ini kepada dokter umum, beliau menyebutkan saya terkena jamur dan memvonis saya sudah tidak daat disembuhkan lagi, harusnya sebelum usia saya 16 tahun masih bisa diobati, kalau sekarang sudah terlambat. mohon saran dokter, apa yang harus saya lakukan untuk kasus saya, apakah masih ada kesempatan untuk sembuh dan bagaimana serta dimana saya bisa mengobatinya? terima kasih



Ibu/Saudari yang terhormat.

 

 

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

 

Keluhan kuku yang rusak seringkali disebabkan oleh jamur pada kuku, dalam dunia medis disebut paronikia dan onimikosis atau tinea unguium.

 

Sering diderita oleh orang-orang yang pekerjaannya berhubungan dengan air. Lesi berupa kemerahan, pembengkakan yang tidak bernanah, kuku menjadi tebal, mengeras dan berlekuk-lekuk, kadang-kadang berwarna kecoklatan, tidak rapuh, tetap berkilat. 

 

 

Jamur pada kuku (onikomikosis atau tinea unguium). Dapat dimulai dari akhir kuku ataupun dasar kuku yang perlahan dapat mengangkat kuku.  

 

 


 

 

Untuk mengetahui penyebab pasti dari kelainan tersebut, dapat dilakukan pemeriksaan KOH dan kultur (untuk memastikan adanya infeksi jamur atau menentukan penyebab lain, misal: melanoma).

 

 

 

Pengobatan infeksi jamur pada kuku ini memang membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan jenis infeksi jamur lainnya, dapat berlangsung selama 3-4 bulan. Obat yang dianjurkan adalah obat minum. Sedangkan obat salep atau krim biasanya kurang efektif dalam mengatasi infeksi jamur pada kuku, karena kuku sangat keras sehingga krim/salep sulit diserap.

 

Kami sarankan agar Anda meengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pemeriksaan fisik lengkap dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk penanganan yang optimal.

 

 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

 

 

Salam,

 

 

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Sakit Setelah Hub. Intim
Alergi Anak
Gatal-Gatal Pada Kulit