klikdokter.com
Rabu, 03 September 2014
<

Infeksi Kelenjar Bartholin

dokk...saya di fonis menderita pnyakit infeksi kelenjar bartholini....setelah di beri obat dan di kompres, selama 1 minggu benjolannya mulai mengecil, tapi setelah obatnya habis 3 hari kemudian benjolannya kembali membesar dan sangat mengganggu, dokter tsb sempat memberi saran untuk menoreh benjolan tsb dan mengeluarkan nanah nya, tapi saya takut... dok, apa ada alternatif lain untuk mengobati selain di toreh????? trim's



Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kelenjar bartholin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada bibir vagina yang berfungsi untuk memproduksi lendir untuk membasahi/melumasi vagina.

Jika kelenjar bartholin tersumbat maka akan menyebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan karena infeksi, kista tersebut berubah menjadi abses.

Penanganannya bergantung dari ukuran kista, ada tidaknya infeksi, nyeri atau tidaknya. Kista kecil dapat direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya. Atau dokter dapat memasang selang kecil / kateter untuk mengeluarkan cairan dari kista. Apabila kista berulang kali kambuh setelah diterapi maka kelenjar bartholin dapat diangkat dengan operasi / laser.

Kami sarankan Anda menghubungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk membicarakan alternatif pilihan terapi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

Super Administrator Ditulis oleh:

Super Administrator

Anggota Redaksi Medis

Klikdokter.com



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Penyembuhan Luka
Obat Pelangsing Payudara
Virus Hep B Bisa Hilang?