klikdokter.com
Sabtu, 02 Agustus 2014

Nyeri otot setelah aktifitas fisik

hai dokter, mau tanya dok,apabila salah satu anggota tubuh kita terlalu banyak melakukan aktifitas,kemuadian anggota tubuh tersebut mengalami sakit/nyeri,vitamin apa yang bisa dikonsumsi untuk memulihkan kondisi anggota tubuh tersebut? sebagai kasus,jempol tangan kiri sering terasa sakit karena teralu sering menyetir jarak jauh dengan durasi yang cukup lama(kurang lebih 1jam). dan apabila sedang kumat,sering saya beri krim spt counterpain untuk meredakan rasa sakitnya.apakah hal ini berefek samping? bagaimakah penanganan yang tepat untuk kasus seperti ini? trimakasih atas jawabannya :)



Apa kabar,

Terima kasih atas pertanyaannya. Keluhan Anda dimana ibu jari tangan kiri Anda suka sakit terutama bila menyetir terlalu lama . Menurut pendapat Kami , sendi ibu jari Anda mengalami inflamasi atau peradangan karena posisi yang menetap dalam jangka waktu yang lama . Keluhan tersebut akan timbul apabila posisi yang menetap dalam jangka lama terulang kembali . Biasanya pada nyeri sendi seperti ini , Anda dapat mengkonsumsi obat anti inflamasi non steroid , dan menghindari posisi - posisi tertentu dalam jangka lama .

Pertanyaan Anda mengenai rasa nyeri yang timbul setelah melakukan aktifitas . Rasa nyeri yang timbul setelah beraktifitas merupakan hal yang wajar .

Nyeri timbul pada otot yang banyak melakukan aktivitas saat olah raga, dapat timbul langsung pasca olah raga atau timbul 8 – 24 jam kemudian yang mencapai puncak nyeri pada 24 – 72 jam pasca olah raga. Nyeri otot yang timbul beberapa jam sampai beberapa hari pasca olah raga tersebut disebut delayed onset muscle soreness (DOMS). Penyebab nyeri ini ada beberapa hal antara lain yaitu : penumpukan sisa pembakaran atau metabolisme otot yang disebut asam laktat, kekurangan oksigen pada otot yang aktif, serta pengaruh suhu tubuh yang meningkat pada saat olah raga. Biasanya nyeri akan hilang dengan sendirinya setelah 5 – 7 hari. Jika timbul nyeri tersebut sebaiknya beristirahat dahulu selama beberapa hari. Setelah nyeri hilang dapat mulai dilakukan olah raga dengan intensitas ringan dahulu untuk kemudian ditingkatkan secara bertahap. Perlu diingat untuk selalu melakukan latihan peregangan dan pemanasan sebelum serta sesudah olah raga untuk mencegah terjadinya cedera otot.

 
Overuse injury (nyeri otot akibat penggunaan berlebihan)

 

 

Nyeri otot terjadi akibat beberapa hal, yaitu: digunakan berulang (repetitif) dalam waktu lama, digunakan dalam posisi yang salah dalam waktu lama, akibat getaran atau akibat penggunaan dengan kekuatan yang besar, misalnya mengangkat benda yang berat. Akibat adanya aktivitas yang tidak tepat tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan otot yang secara mikroskopik tampak berupa robekan jaringan disertai adanya proses peradangan, dan karena penggunaan yang terus menerus maka tidak ada waktu bagi otot tersebut untuk memperbaiki diri (recovery).  Nyeri otot tersebut bisa terjadi pada musisi yang menggunakan suatu instrumen (gitar, biola) dalam waktu lama, pada olah ragawan, dan juga pada pekerja kantor. Sama dengan nyeri otot yang timbul pasca olah raga, otot yang nyeri adalah otot yang banyak bekerja saat melakukan aktivitas, misalnya pada pekerja kantor yang banyak menggunakan komputer, sering nyeri pada bahu kanan karena otot bahu kanan selalu bekerja mempertahankan posisi lengan atas dan tangan untuk mengendalikan “mouse” komputer, atau pada pemain gitar bisa timbul nyeri pada bahu kiri, karena otot bahu kiri selalu mempertahankan posisi lengan kiri untuk memainkan nada dan menyangga gitar. Nyeri yang timbul berupa perasaan pegal, panas, kebas , dapat disertai bengkak dan kemerahan.
 

Mengingat penyebab nyeri otot yang beragam, maka jangan abaikan nyeri otot bila tidak segera sembuh , misalnya setelah lebih dari 1 minggu, dengan intensitas atau kualitas nyeri semakin hari semakin bertambah. Sebab jika tidak mendapat penanganan yang tepat,  nyeri otot dapat menyebabkan penurunan fungsi otot dan sendi sekitarnya, sehingga dapat menghambat aktivitas fisik dan akhirnya dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Bila hal tersebut terjadi , segeralah berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik untuk dapat dievaluasi . Demikian jawaban yang dapat Kami sampaikan . (ind)

Salam ,

Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Amankah kopi untuk wanita?
Hasil papsmear terdapat bakter coccen
Menstruasi mengalami diare