klikdokter.com
Jumat, 25 Juli 2014

benjolan seperti bisul dibibir kemaluan

Dokter, 7 bln yll di vagina sy tepatnya di Labia nya ada benjolan dr dlm kulitnya seperti bisul terasa sakit tp tdk bernanah kmdn sy periksa ke dokter SpOG dan diberi antibiotik Ancla bbrp hr benjolan tsb hilang dan skr stlh 7 bln benjolan tsb muncul lg. dan akhir2 ini jika sy sering keputihan dan sangat gatal dok. penyakit apa itu dok?apakah bahaya? sebaiknya apa yg hrs sy lakukan? mohon jawabannya dok.. Terima Kasih



Apa kabar ,

Terima kasih atas pertanyaannya . Menurut pendapat Kami keluhan Anda berupa adanyabenjolan dibibir kemaluan kemungkinan disebabkan adanya kista bartholin pada 7 bulan yang lalu dimana timbulnya benjolan diterapi dengan antibiotik dan saat ini benjolan tersebut timbul kembali dan disertai dengan keputihan dan gatal . Kelenjar bartolin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada pembukaan liang vagina (bibir vagina). Kelenjar bartolin berfungsi untuk memproduksi mukus (lendir) untuk lubrikasi vagina (pelumas vagina).

Kista bartolin terbentuk apabila kelenjar bartolin tersumbat dan sebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan oelh infeksi, kista bartolin dapat berubah menjadi abses bartolin.

Kista bartolin dapat tumbuh membesar sampai sebesar telur. Kista tersebut tidak berbahaya namun dapat menyebabkan nyeri dan membuat jalan menjadi lebih sulit. Terapinya tergantung dari ukuran kista, rasa nyeri, apakah terinfeksi, dan usia pasien. Kista kecil dapat hanya diobservasi saja dengan terapi direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya. Selain itu dapat juga dipasang selang kecil / kateter oleh dokter untuk mengeluarkan cairan dari kista. Apabila kista berulang kali kambuh setelah diterapi maka kelenjar bartolin dapat diangkat dengan operasi / laser.

Sedangkan keputihan tersebut kemungkinan disebabkan oleh karena adanya infeksi di vagina atau mulut rahim . Saran Kami sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan Anda untuk dapat dievaluasi , bila Anda sudah menikah , Anda dapat dilakukan papsmear untuk melihat jenis infeksi yang terjadi .

Demikian jawaban yang dapat Kami sampaikan . (ind)

Salam ,

Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Bagaimana menambah tinggi badan
Menstruasi tidak teratur
Penyebab rabun jauh / miopia