klikdokter.com
Selasa, 02 September 2014
<

Kolik abdomen, usus buntu?

Ass. Dok saya seorang PNS pada Dinas Kesehatan Kab. Barito Selatan, sejak kecil saya pernah mengalami kolik, yaitu pada waktu SMP dan akhir SMA, namun yang terasa cukup hebat seranganya terjadi sejak 2 thn lalu, dan 2 kali pada awal bulan mei 2010 ini, rasa sakitnya bermula seperti perasaan mau buang air kecil mendesak, kemudian perut terasa tidak enak kemudian serangan di sekitar perut sebelah kiri antara pusar dan pinggang sebelah kanan (posisi usus buntu) serangan semakin hebat ketika wilayah sakitnya turun ke bagian ari-ari (diatas saluran kencing di bawah pusar) sakit melilit di perut dan tekanan sangat hebat di kandung kemih seakan-akan mendesak mau buang air kecil, 2 tahun lalu teman saya seorang perawat memberikan injeksi buskopan, dan perlahan rasa sakitnya hilang hingga normal, begitupun pada bulan mei tepatnya tanggal 21 mei 2010 pagi ketika serangan terjadi saya membeli obat buskopan plus tablet dan saya minum 2 x 1 dan rasa sakitnya pun berkurang, ketika sorenya saya datang ke dokter umum dan di tekannya perut bagian bawah masih terasa sakit dan nyeri, begitupun ketika kaki kanan saya di lipat menekan bagian perut, kata dokter itu indikasi usus buntu (apendik), keesokan harinya saya sek lab (darah dan urine) semuanya norman, gula darah, asam urat, trigleserit, cholesterol, semuanya normal kecuali licosite yang tinggi sekitar 10 ribuan, dan ada ditemukan sel darah merah di urine, USG abd oleh spesialis radiologi dinyatakan ginjal, liver, dan usus buntu normal (tidak ada kelainan atau batu), rasa sakit pun sudah tidak ada lagi baik normal maupun ketika saya beraktivitas cukup berat, pada hari minggu tanggal 23 mei 2010 saya pergi keluar kota nyetir sendiri dgn jarak 330 KM juga tdk ada rasa sakit, namun ketika bangun tidur pagi pada hari senin tgl 24 mei 2010 serangan sakit itu datang lagi sama hebatnya seperti sebelumnya, saya putuskan untuk masuk UGD di RSU U terbesar di Kalsel, hasil foto rongten juga normal dan ketika spesialis penyakit dalam memeriksa seperti dokter umum di kota saya juga memutuskan indikasi usu buntu dan harus segera di operasi hari itu juga, saya pasrah, namun untungnya ruangan untuk opname kebetulan full, maka saya minta agar operasi di lakukan di RSUD A dgn jarak 112 KM dari tempat tinggal saya, begitu keluar dari RSUD U menuju RSUD A tsb serangan sakitnya sdh tdk saya rasakan lagi sehingga saya mampu nyetir sendiri menuju RSUD A yg saya tuju, sesampainya di RSUD A. diperiksa oleh spesialis bedah dari hasil rongten dan USG serta lab dan opname selama 3 hari serangan sakit tidak kunjung datang lagi padahal saya tdk meminum obat apa-2 seperti penahan nyeri maupun anti biotik, namun sakitnya tidak datang juga akhirnya saya minta pulang saja, sampai hari ini jumal tgl 29 mei 2010 rasa sakit itu tdk datang lagi, namun saya masih penasaran lalu apa penyebab kolik pada diri saya kalo usus buntu dan batu tdki ada yang mengganggu,pertanyaannya : saya memiliki benjolan di punggung bawah di bawah rusuk sebelah kanan, benjolan tsb mulanya sebesar kacang namun selama kurang lebih 3 tahun ini mulai membesar, mulanya tdk terasa sakit apa-2 namun akhir-akhir ini mulai mengganggu ketika caya capek, atau dari perjalanan jauh terasa nyeri, benjolan tbs tdk muncul di permukaan kulit, hanya jika di raba baru terasa ada benjolannya, posisinya tdk bergerak dan tidak bisa di gerakkan (sepertinya bukan di bawah kulit) bila ditekan ringan tdk sakit juga ketika ditekan kuat tdk terlalu sakit, hanya ketika capek atau perjalanan jauh ada terasa nyeri di benjolan tsb, apakah itu tumor berbahaya dan menjadi penyebab kolik yg belakangan ini sdh 3 kali menyerang dalam 2 tahun terakhir, terima kasih atas jawabanyan.... ( laki-laki, 33 thn,159 cm,52 Kg)



Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kemungkinan tumor yang terdapat pada punggung Anda merupakan tumor jinak yang umumnya berasal dari jaringan superfisial di bawah kulit. Contoh jenis tumor jinak seperti yang Anda alami adalah lipoma (tumor kelenjar lemak) atau kista atheroma. Apabila immobile atau tidak dapat digerakkan, kemungkinan penyebabnya adalah kista. Tumor tersebut umumnya jinak dan tidak mengganggu serta dapat diangkat dengan alasan kosmetik. Petanda tumor tersebut tergolong jinak adalah perkembangan tumor yang tidak progressif, tidak menyebabkan keluhan, dan tidak menyebabkan perlukaan.

Berdasarkan data yang Anda berikan, kemungkinan penyebab kolik abdomen Anda bukanlah tumor jinak di punggung tersebut. Data yang kurang Anda cantumkan adalah, apakah diagnosis dari dokter bedah di RSUD A tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, USG, rontgen, dan laboratorium? Kemudian mengapa Anda dirawat selama tiga hari tanpa diberikan terapi? Apabila Anda memang memiliki usus buntu, maka operasi yang dilakukan tidak perlu menunggu terjadinya kolik kembali. Alangkah baiknya apabila Anda kontrol kembali ke dokter spesialis bedah tersebut dan menanyakan rencana pengobatan Anda ke depannya sesuai dengan kemungkinan penyebab dari kolik tersebut.

Demikian infomasi kam sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Keputihan normal
Ejakulasi dini
Jerawat di kemaluan