klikdokter.com
Kamis, 18 September 2014
<

Keram perut, efek HSG?

Dok, saya mau tanya efek samping dari HSG. Mengapa setelah HSG perut bagian bawah saya sakit ya? Sakitnya seperti saat sedang menstruasi. Agak kencang dan nyeri. Seperti keram perut. Apakah seperti itu dok ? Suami saya juga sudah melakukan test sperma, hasilnya normal tapi ada yang saya ingin tanyakan, PH spermanya 8 dan yang tidak bergerak 40%. yang lainnya dibatas normal. artinya apa ya dok ? terima kasih.( perempuan, 30 thn,173 cm,97 Kg)



Ibu/Saudari yang Terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Beberapa efek samping HSG yang mungkin terjadi adalah keram, perdarahan vagina, atau pusing dan pingsan. Untuk mengatasinya, dapat diberikan antibiotik sebelum prosedur dilakukan untuk mencegah infeksi dan Anda juga disarankan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri yang akan mengurangi keram yang mungkin terjadi.

Sedangkan mengenai hasil analisa sperma suami Anda didapatkan hasil berupa penurunan kualitas sperma. Nilai pH 8 menandakan pH sedikit meningkat, dan  terdapat gangguan pada motilitas atau pergerakan sperma.  Sebaiknya motilitas sperma di atas 50% dan bentuk normalnya pun sebaiknya di atas 30%.

Beberapa hal yang dapat menurunkan kualitas sperma antara lain adalah :

  • Rasa cemas yang berlebihan
  • Paparan terhadap panas. Dapat terjadi akibat penggunaan laptop, mengalami demam untuk waktu yang lama, penggunaan celana yang terlalu ketat, mandi air panas atau sauna.
  • Hobi bersepeda. Saat bersepeda suhu skrotum akan meningkat dan terasa mati rasa.
  • Konsumsi alkohol
  • Merokok.
  • Penggunaan lubrikasi
  • Penggunaan obat-obat ilegal, seperti opiat, kokain
  • dll.

 

 

 

 

 

Untuk meningkatkan kualitas sperma suami anda, ada baiknya agar suami anda menghindari hal-hal yang telah disebutkan diatas. Disamping itu, faktor usia juga turut berperan dalam menurunkan kualitas sperma. Semakin bertambah usia seseorang, maka kualitas spermanya akan semakin menurun.

Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung :

  • Vitamin C (contoh: jeruk, tomat, strawberi, brokoli, kentang, semangka, papaya, dll) : Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

  • Vitamin B6 (contoh : kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, dll): Penting dalam pembentukan hormon seks pria

  • Vitamin B12 (contoh : telur, hati, daging, dll) :  Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampuan gerak sperma.

  • Vitamin E (Contoh: ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan, dll) : Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

  • Zinc (contoh: tiram, daging merah, daging unggas, biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, makanan laur, susu, dll) : Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

  • Arginin (Contoh : putih telur, seafood, kacang-kacangan, biji labu) dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dalam pembentukan serta fungsi normal sperma.

 

Jika asupan zat-zat gizi tersebut sudah mampu anda penuhi lewat makanan anda sehari-hari maka anda sudah tidak memerlukan asupan suplemen lainnya.Selain melakukan tindakan di atas, lakukan kontrol secara teratur dengan dokter spesialis andrologi untuk mengetahui kemungkinan adanya penyebab lainnya. 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

 

Salam,

 

Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Sulit menentukan masa subur
Telat haid namun testpack negatif
Sakit di ujung lidah