klikdokter.com
Jumat, 25 April 2014
Login | Register

Sakit gigi komplikasi syaraf

Dokter, 2 minggu yg lalu (jumat 2April2010) malam tiba2 saya merasakan sakit gigi yg hebat pada gigi di rahang kiri bawah & atas sampai tdk bisa tidur.Esoknya sabtu sakit hilang timbul, sorenya ke dokter gigi dan ditambal gigi kiri bawah didepan geraham 1.Namun setelah ditambal pd saat masih diruangan dokter, gigi kembali terasa sakit, dan oleh dokter diberi pereda sakit asam mefenamat, dan disuruh datang kembali bila setelah 2 hari masih sakit.Hari minggu masih terasa sakit hilang timbul, tapi malamnya sakit hebat terus-menerus tak tertahankan (pereda nyeri tdk mempan) dan tengah malamnya saya merasa bibir bawah hingga dagu sebelah kiri kesemutan & kebas. Senin paginya saya kembali kedokter (dokter pengganti, krn dokter langganan praktek sore), dan setelah diperiksa dg diketuk, yg paling terasa nyeri gigi geraham 2 kiri bawah (ada tambalan), dan gigi geraham 1 disebelahnya jg agak nyeri, sedangkan gigi didepannya yg baru ditambal tidak nyeri.Lalu diresepkan antibiotik Nichomycin500mg & cataflamD50mg (saking sakitnya cataflam hanya bertahan 4 jam meredakan nyeri). Rabu sore balik lagi ke drg dan tambalan lama pada geraham 2 kiri bawah dibongkar untuk direncanakan dirawat saluran akar. Setelah tindakan menurut drg peluang keberhasilan dg perawatan hanya 40-60% krn akar sudah membusuk & bernanah, dan mengakibatkan gangguan pada syaraf dibibir bawah & dagu kiri, dan tindakan yg barusan adl membersihkan, mengeluarkan nanah & menaruh kapas serta serabut2 pada geraham yg sakit lalu ditambal sementara, dan diresepkan amoxilin & mefenamat. Dalam 2 hari sakitnya mulai mereda dan pd hari ke3nya baru bisa dipakai mengunyah krn sblmnya kesenggol gigi atas sedikit saja ngilu sekali. Sabtu balik lagi dan saya putuskan giginya dicabut saja krn pertimbangan sudah terjadi komplikasi, lubang dipermukaan geraham besar, dan kuatir infeksi lagi dikemudian hari, tp krn masih ada rasa sakit dipelipis kiri, dan ngilu2 (kdg spt kesetrum) gigi baru bisa dicabut 3 hari kemudian (antibiotik & cataflam diteruskan). Akhirnya selasa 13April2010 geraham 2 kiri bawah dicabut, dan menurut drg akarnya lebih panjang dr biasanya, darahnya sudah berhenti dalam 2 jam, namun hingga sekarang (3hr) bekas cabutnya masih nyut-nyutan, bibir bawah hingga dagu kiri masih kebas, perih, & nyentrum, juga ngilu di gigi2 depan bawah. Amoxilin & mefenamat tinggal utk 1 hr lagi. Pertanyaan : (1) Apakah yg menyebabkan rasa kebas ini, bisakah pulih kembali, dalam jangka waktu berapa lama, adakah upaya mempercepat pemulihan syarafnya, (2) Berapa lama setelah cabut gigi boleh mengunyah pd sisi gigi yg dicabut (sy mengunyah pd satu sisi ini krn sisi yg kanan rentan infeksi gusi krn impaksi molar 3 yg muncul separuh dan hingga saat ini msh mkn bubur), (3) Adakah pengaruh infeksi gigi tsb pada nyeri leher kanan belakang (mulai nyeri sejak 2 hari sblm cabut gigi hingga skrg, pdhl sblmnya blm pernah). Mohon maaf dan terima kasih sebelumnya dok.( perempuan, 32 thn,155 cm,47 Kg)



Ibu/Sdri yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Klikdokter.com.
Pertam-tama saya turut bersimpati dengan penyakit yang Anda derita. Merunut keterangan Anda, keluhan awal adalah gigi sakit hebat saat malam hari. Sebagai informasi tambahan, jika sakit tersebut spontan, berdenyut tajam, dan disertai sakit saat gigi diketuk atau terkena gigi lawan, sebetulnya gigi tersebut sudah tidak diindikasikan lagi untuk ditambal melainkan harus langsung dirawat saluran akar. Jika gigi ditambal, infeksi malah akan terisolasi dan bertambah parah, berlanjut terus ke bawah gigi (ke jaringan pendukung gigi yaitu gusi dan tulang), menyebabkan lesi perapikal dalam hal ini abses yang berisi nanah, dan dapat merambat ke rongga lain yang terdapat pada wajah seperti sinus.

Kemungkinan penjalaran infeksinya sudah cukup luas, dan mengenai kanalis mandibula. Kanalis ini adalah kanal yang berisi pembuluh darah arteri dan vena serta percabangan dari persyarafan trigeminal. Itulah yang mungkin menyebabkan Anda merasa kebas pada dagu dan sekitarnya. Rasa sakit berdenyut yang Anda rasakan hingga saat ini (beberapa hari paska pencabutan) wajar saja terjadi, gigi sehat pun jika dicabut tentu bekas luka akan terasa nyeri selama beberapa hari apalagi dalam kasus Anda gigi tersebut mengalami komplikasi dan riwayat infeksi cukup berat di daerah periapikal (daerah sekitar ujung akar gigi). Mengenai rasa kebas (parestesi) yang Anda rasakan, ada dua kemungkinan, bersifat temporer/sementara atau permanen. Namun tidak perlu panik dulu, sepertinya pada kasus Anda ada harapan bahwa kebas tersebut hanya sementara. Regenerasi jaringan syaraf termasuk yang paling sulit dibandingkan sel-sel tubuh lain misalnya kulit, oleh sebab itu pemulihannya membutuhkan waktu cukup lama, bisa mencapai 6 bulan bahkan lebih. Untuk mempercepat penyembuhan, pasien dapat diresepkan vitamin neurotropik (vit. B kompleks) untuk pemulihan kesehatan jaringan syaraf, dan obat-obatan lain yang berfungsi memperbaiki hantaran impuls syaraf. Namun sebaiknya obat-obatan ini tidak dibeli secara bebas tapi berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Sisi bekas pencabutan boleh saja digunakan untuk mengunyah namun perlu ketelatenan untuk membersihkan soket bekas pencabutan dari sisa makanan yang terjebak, tidak perlu dicongkel cukup dikumur dengan perlahan. Sebaiknya menu makanan dibatasi dulu selama beberapa hari ini, jangan makan yang keras dulu. Sikat gigi lakukan seperti biasa pagi dan malam namun lakukan dengan perlahan. Ada baiknya Anda berkonsultasi lagi ke dokter gigi lain, bisa ke drg umum atau drg spesialis bedah mulut, dan untuk nyeri di leher yang tiba-tiba muncul, dapat Anda konsultasikan ke neurolog. Apa yang saya utarakan disini tidak dapat menggantikan pemeriksaan dokter secara langsung, dan hanya berdasarkan asumsi/dugaan.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda, dan semoga lekas sembuh. Jika masih ada yang ingin ditanyakan silakan kembali layangkan pertanyaan Anda ke redaksi kami.
Drg. Martha Mozartha
Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com



 



JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter