klikdokter.com
Sabtu, 26 Juli 2014

efek samping crown gigi

Dok saya mau bertanya sekarang ini saya sedang menjalani perawatan gigi, karena gigi saya karies yang lumayan parah kata drg maka perawatan harus bertahap,dimulai dari tambal sementara kemudian semi permanent terus setelah itu gigi saya harus dibuatkan crown, yang saya ingin tanyakan apakah dipasang crown itu ada efek sampingnya, terus kelebihannya apa dan kira-kira berapa lama kekuatannya, Sekian Terima Kasih.( laki-laki, 25 thn,160 cm,65 Kg)



Sdr. yang terhormat,
Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Klikdokter.com.
Sebelumnya saya ingin menambahkan sebagai informasi saja bahwa jika gigi tersebut sebelumnya sudah pernah terasa sakit spontan dan karies sudah mencapai pulpa, harus dilakukan perawatan saluran akar terlebih dulu baru setelah itu dibuatkan crown. Jenis material yang paling banyak digunakan untuk pembuatan crown adalah metal porcelain.

Pembuatan crown mengharuskan gigi yang bersangkutan diasah sebagai tempat untuk mahkota tiruannya nanti. Pada gigi yang masih vital (karies belum mencapai pulpa, persyarafan gigi masih vital), pengasahan ini dapat menyebabkan pasien merasakan sensitivitas terhadap panas atau dingin terutama jika pembuatan crown kurang baik di bagian tepi, yaitu di perbatasan crown dengan gusi. Selain itu, pembuatan crown metal-porcelain yang kurang baik dapat menyebabkan tepi crown tidak pas dengan tepi gusi sehingga batas logam akan nampak di daerah leher gigi, secara estetika kurang baik. Kondisi ini juga bisa meningkatkan resiko peradangan gusi, apalagi jika pasien kurang bersih dan telaten dalam merawat dan menjaga kebersihan gigi.

Selain metal porcelain, ada juga jenis crown all porcelain, dimana tidak ada logam di bagian dalam/belakang mahkota. Secara estetik baik sekali karena warnanya dapat disesuaikan dengan gigi sebelah, namun karena sifat porcelain yang rigid maka kemungkinan untuk patah labih besar terutama jika tekanan kunyah pasien besar. Selain itu all porcelain crown juga dapat menyebabkan gigi yang berlawanan lama-lama menjadi aus.

Intinya, mahkota tiruan adalah restorasi pilihan pada gigi dengan kerusakan mahkota berat dan tidak lagi dapat ditambal dengan bahan tambal biasa. Secara estetik pun baik sekali terutama yang menggunakan material porcelain/metal porcelain dan kekuatannya relatif paling baik dibandingkan mahkota dari bahan resin akrilik atau komposit. Namun untuk dapat bertahan lama (crown dapat bertahan hingga mencapai 10 tahun), dibutuhkan skill dari dokter gigi dan kedisiplinan pasien dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda.
Drg. Martha Mozartha
Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Kandungan SPF yang bagus?
Bekas luka setelah caesar
Jerawat di punggung