klikdokter.com
Rabu, 30 Juli 2014

Mengobati kaligata saat hamil

Terima kasih sebelumnya...saya pria beristri yg saat ini istri saya sedang hamil trimester pertama,istri saya saat ini mengalami mual2 dan pusing dan juga istri saya punya penyakit kaligata.apa kah boleh mengkonsumsi obat kaligata disaat istri saya sedang hamil dan apakah ada pengaruh buat istri saya yg selalu saya bonceng dengan motor terhadap kehamilannya dok. thanks..( laki-laki, 28 thn,179 cm,58 Kg)



Bapak/Saudara yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kaligata atau urtikaria atau sering disebut dengan biduran merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai. Urtikaria ialah reaksi di kulit akibat bermacam-macam sebab, biasanya ditandai dengan edema (bengkak) setempat yang cepat timbul dan menghilang perlahan-lahan, berwarna pucat dan kemerahan, meninggi di permukaan kulit serta disertai keluhan gatal, rasa tersengat atau tertusuk.

Pada penyelidikan ternyata hampir 80% tidak diketahui penyebabnya. Diduga penyebab urtikaria bermacam-macam, diantaranya:

  • Obat. Contohnya adalah antibiotik golongan penisilin, aspirin, obat-obatab hormonal, vaksinasi, pil kontrasepsi, dll.

  • Makanan. Contohnya adalah susu, keju, telur, gandum, ikan, ayam, dll. Zat pewarna, penyedap rasa atau bahan pengawet juga dapat menimbulkan urtikaria.

  • Lingkungan. Terpapar dengan debu rumah, jamur, perubahan temperatur, serbuk sari bunga, dll.

  • Stress. Pada urtikaria yang berulang, faktor emosional perlu diperhatikan. Stress emosional dapat secara langsung dan tidak langsung menyebabkan seseorang meningkat kemungkinan terjadi urtikaria.

  • Penyakit sistemik. Beberapa penyakit dan keganasan dapat menimbulkan urtikaria. Beberapa penyakit sistemik yang sering disertai urtikaria antara lain limfoma, hipertiroid, Lupus Eritematosus Sistemik, dll.

  • Gigitan serangga. Gigitan serangga dapat menimbulkan urtikaria setempat. Nyamuk, lebah dan serangga lainnya menimbulkan urtikaria bentuk papul di sekitar tempat gigitan, biasanya sembuh sendiri

Penanganan yang paling tepat adalah dengan mengobati penyebab atau bila mungkin menghindari penyebab yang dicurigai. Bila tidak mungkin paling tidak mencoba mengurangi penyebab tersebut, sedikit-dikitnya tidak menggunakan dan tidak berkontak dengan penyebabnya. Untuk mengobati gejala kaligata ini dapat diberikan antihistamin, namun tetap obat ini hanya dapat mengontrol gejala, tidak menghilangkan gejala. Pada ibu hamil, antihistamin atau sering dikenal sebagai antialergi aman digunakan selama kehamilan. Antihistamin yang aman termasuk diantaranya adalah klorfeniramin maleat (ctm), klemastin, difenhidramin, dan doksilamin. Antihistamin generasi II  seperti loratadin, setirizin, astemizol, dan feksofenadin baru memiliki sedikit data mengenai penggunannnya selama kehamilan. Anda juga dapat mengetahui macam-macam obat lain yang dapat dikonsumsi selama kehamilan melalui situs kami yang berjudul Obat-obat dalam kehamilan dan tetap perhatikan dosis penggunaan.

Pencegahan dapat dilakukan dengan:

    • Hindari alergen yang diketahui. Termasuk beberapa makanan dan penyedap makanan, obat-obatan dan beberapa situasi seperti panas, dingin atau stress emosional

    • Membuat catatan. Mencatat kapan dan dimana urtikaria terjadi dan apa yang kita makan. Hal ini akan membantu anda dan dokter untuk mencari penyebab urtikaria.

    • Hindari pengobatan yang dapat mencetuskan urtiakria seperti antibiotik golongan penisilin, aspirin dan lainnya.

Sedangkan mengenai keamanan membonceng sepeda motor di saat hamil relatif aman selama tidak terjadi trauma atau benturan. Maka sebaiknya Anda berhati-hati dalam membonceng istri Anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Apakah saya terkena PMS?
Ingin punya anak laki-laki
Ruam pada kemaluan bayi