klikdokter.com
Jumat, 29 Agustus 2014
<

Mual muntah saat hamil

Yth dokter Alhamdulillah saya hamil kira2 2 bulan lebih,sayangnya saya mengalami mual dan muntah yang sangat hebat�yang mau saya tanyakan bagaimana cara mencegah supaya mual dan muntahnya ga sering dating. terimaksih ( perempuan, 28 thn,162 cm,60 Kg)



 Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Kami memahami kekhawatiran Anda mengenai keluhan mual muntah yang seringkali juga dialami oleh ibu-ibu lainnya.

 

 

 

 

Mual dan muntah pada ibu hamil, terutama pada trimester pertama, memang umumnya wajar terjadi. Hampir 50-90% ibu hamil mengalami hal serupa selama trimester pertama kehamilan. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan hormonal pada tubuh ibu yang memicu reaksi mual. Adanya rasa mual memang seringkali disertai oleh keluhan pusing dan membuat nafsu makan ibu hamil menjadi turun. Namun rasa mual ini akan berkurang di trimester kedua dimana tubuh sudah mulai menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Hanya sekitar 1-10% ibu hamil yang akan mengalami keluhan seperti ini hingga trimester kedua kehamilan. Jadi, keluhan yang saat ini dirasakan Anda masih termasuk wajar, dan tidak mempengaruhi pertumbuhan janin di dalam kandungan, asalkan istri Anda masih dapat makan dan tidak muntah terus menerus (hiperemesis gravidarum). 

 

Tatalaksana mual dan muntah pada ibu hamil berbeda beda, tergantung beratnya gejala yang terjadi. Untuk lebih jelasnya dapat membaca literatur kami menganai hiperemesis gravidarum. Tips yang dapat diberikan agar Anda tetap sehat dan janin tetap berkembang dengan sempurna :

  • Mulailah dengan konsumsi makanan cair, kemudian meningkat menjadi makanan padat porsi kecil yang kaya akan karbohidrat (makan sedikit-sedikit).

  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)

  • Ubah pola makan menjadi lebih sering dengan porsi kecil. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna

  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur

  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak

  • Bila terganggu dengan bau menyengat, makan makanan dingin pada temperatur ruang dan hindari bau yang mengganggu

  • Konsumsi vitamin B1, B6, vitamin C, kalium, dan asam folat

  • Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

 

Cobalah langkah-langkah yang tertulis di atas. Jika tidak membantu, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan obat yang dapat mengurangi keluhan mual.

 

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Apakah abortus imminens?
Flek pasca konsumsi pil KB
Terlambat haid, testpack negatif