klikdokter.com
Kamis, 02 Oktober 2014
<

Terlambat haid, testpack negatif

Dear dok, saya wanita berumur 28th,BB 58kg/165kg. Bulan Nov saya haid tgl 28, dan bulan des tgl 27 saya mengalami flek coklat selama 2 hari, sampai dengan hari ini saya belum mengalami menstruasi. Saya coba testpack hasilnya negatif dok. Selama ini haid saya teratur, kalaupun mundur tidak lebih dari 4 hari. Tidak ada perubahan atau tanda-tanda fisik apapun yang saya rasakan. mohon penjelasannya dok, dan apa yang harus saya lalukan selanjutnya..thx b4... :)( perempuan, 28 thn,165 cm,58 Kg)



Ibu/Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

 

Terlambat datang bulan memang merupakan salah satu tanda kehamilan, namun tergolong ke dalam tanda yang tidak pasti karena masih terdapat hal-hal lain di luar kehamilan yang dapat menimbulkan keluhan terlambat datang bulan, seperti gangguan keseimbangan hormonal.

Salah satu cara untuk mengetahui adanya kehamilan adalah dengan melakukan pemeriksaan kadar hormon ß-HCG dalam urin (test pack). Jika seseorang telah benar-benar hamil maka keberadaan hormon ß-HCG dalam urin sudah dapat dideteksi sejak seseorang pertama kali menyadari bahwa dirinya terlambat datang bulan.

 

 

Namun demikian, jika hasil test pack memberikan hasil yang negatif, bukan berarti anda sudah pasti tidak hamil. Hal tersebut mungkin terjadi karena kadar hormon ß-HCG dalam urin anda masih rendah, sehingga perlu menunggu beberapa hari lagi dimana produksi hormon ß-HCG sudah lebih meningkat.Yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengulangi pemeriksaan test pack jika dalam 1 minggu ke depan anda masih belum menstruasi.

 

 

Diharapkan jika anda benar-benar telah hamil maka kadar hormon ß-HCG dalam urin telah dapat terdeteksi dan memberikan hasil positif. Namun, jika setelah 1 minggu hasil test pack anda masih negatif mungkin terdapat gangguan keseimbangan hormonal dalam tubuh anda.

 

 

Gangguan keseimbangan hormonal dapat terjadi akibat beberapa hal, antara lain :

 

  • Akibat adanya gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Obesitas , yaitu pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Stres psikologis
  • Atlit
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dsb

Periksakanlah diri anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk memastikan penyebab terjadinya gangguan keseimbangan hormon pada diri anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Ketiak sering berkeringat
Keputihan, siklus haid, dan pil KB
Pemeriksaan darah untuk IMS