klikdokter.com
Jumat, 25 April 2014
Login | Register

Apakah plasenta previa?

Dok, HPHT saya 8 Juni -15 Juni 2009. yang ingin saya tanyakan adalah 1. berapakah usia kehamilan saya 2. malam tanggal 26 Nopember kemaren setelah berhubungan intim senggama terputus, saya merasakan perut saya kencang dan berat sekali seperti kram, dan kemudian keesokan harinya tanpa rasa nyeri dan tersadar keluar darah merah segar namun hanya sekali itu saja. di usg placenta previa.dan RS bilang tidak apa2 bs berubah, dan tetap boleh berhubungan intim. kemudian 9-10 desember keluar bercak darah lagi yg membekas di celana dalam namun tidak merah segar, berwarna coklat agak hitam pekat seperti tanda2 awal menstruasi. Apakah ini berbahaya dok? apa penyebabnya padahal kami sudah libur bersenggama? kenapa tidak merah segar seperti awal keluar pendarahan.. 3. apa yang tidak boleh saya lakukan terhadap kasus placenta previa, banyak gerak atau bedrest? 4. bagaimanakah posisi tidur yang baik bagi kasus placenta previa? bisakah saya melahirkan dengan normal? 5.saya sering duduk diatas lantai dengan menggunakan alas (bersila) sambil menggunakan laptop yg tingginya lebih dari perut, apakah berdampak buruk bagi janin dan posisi placenta dok? Mohon penjelasannya, atas bantuannya saya sampaikan terima kasih...( perempuan, 23 thn,150 cm,43 Kg)



Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.

Berapakah Usia Kehamilan Saya?

Usia kehamilan dapat ditentukan dan valid dengan cara menghitung jumlah hari sejak HPHT, dengan catatan bahwa siklus haid Anda termasuk teratur dan normal selama 6 siklus terakhir yaitu sekitar 28 hari. Jika hari pertama dari haid terakhir Anda adalah tanggal 8 Juni 2009, maka usia kehamilan Anda mencapai 189 hari atau sekitar 6 bulan atau 27 minggu. 

Perdarahan warna cokelat, apakah berbahaya?

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, akan lebih baik jika Anda memahami terlebih dahulu mengenai plasenta previa. Anda dapat membacanya dengan menekan 'klik'pada judul berikut Plasenta Previa. Definisi plasenta previa sendiri artinya plasenta atau ari-ari yang terletak tidak pada tempat semestinya atau menutupi jalan lahir. Umumnya pasien mengalami perdarahan tanpa rasa nyeri. Plasenta previa seringkali terjadi pada trimester ke-2 akhir, dimana pada kasus Anda terjadi pada tanggal 26 November 2009 atau sekitar minggu ke-22. Plasenta previa sendiri memiliki berbagai macam jenis seperti:

  • Plasenta previa marginal (marginal plasenta previa)
  • Plasenta previa totalis (total plasenta previa)
  • Plasenta previa letak rendah (low lying plasenta previa)

Untuk memastikan keadaan janin Anda setelah terjadi perdarahan cokelat, sebaiknya lakukanlah pemeriksaan ultrasonografi. Melalui pemeriksaan ini, dapat diketahui kondisi janin dan plasenta (apakah plasenta sudah berpindah tempat?)  

 

Plasenta normal dan Plasenta Previa

Sumber : http://www.drugs.com/cg/images/en1278686.jpg

Tipe Plasenta Previa

Sumber:http://www.horizon-bcbsnj.com/myhealthyhorizon/WebMD/Encyclopedia/articles/PlacentaPrevia/PlacentaPrevia.jp

Apa yang tidak boleh dilakukan pada kasus plasenta previa?

Pada keadaan plasenta previa, sebaiknya Anda melakukan bed rest  istirahat total, menghindari hubungan seksual hingga pada follow up pemeriksaan USG menunjukkan perpindahan plasenta ke tempat seharusnya.

Kegiatan sehari-hari sebenarnya dapat dilakukan namun tidak boleh berlebihan. Namun tentunya hal ini tergantung dari pertimbangan masing-masing dokter spesialis kebidanan terhadap masing-masing kasus plasenta previa. 

Bagaimanakah posisi tidur yang baik pada plasenta previa? Bisakah saya melahirkan dengan normal?

Posisi tidur yang dapat dilakukan seperti terlentang atau miring kanan dan kiri. Mengenai kemungkinan Anda melahirkan secara normal atau tanpa operasi caesar, sangat tergantung dari hasil pemeriksaan ultrasonografi. Jika hingga mendekati saat persalinan, letak plasenta masih tetap menutupi jalan lahir, maka  kemungkinan Anda harus menjalani tindakan operasi caesar.

Bagaimana dampak dari duduk bersila terhadap janin dan plasenta ?

Hingga kini, belum ada penelitian yang memeriksa dampak duduk bersila terdahap janin dan plasenta. Namun sebenarnya boleh-boleh saja asalkan saat itu sedang tidak terjadi perdarahan. 

Saran kami, lakukanlah kunjungan teratur dengan dokter spesialis kebidanan untuk memastikan keadaan janin dan plasenta. Selain itu, hindari hubungan seksual sementara hingga dipastikan letak plasenta sudah kembali pada tempatnya. Yang terakhir kurangi aktivitas yang berat dan perbanyak berbaring di tempat tidur. 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)

 

Salam,

 

Redaksi Klikdokter

 

 



 



JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter