klikdokter.com
Minggu, 20 April 2014
Login | Register

Sulit mempertahankan ereksi

Suami saya berumur 49th. Sejak usia 30an sudah mengkonsumsi obat antihipertensi. Tetapi sebelumnya tidak pernah ada masalah yg berarti dalam kehidupan sexualnya. Terakhir ini, ia mendapat asupan obat kolestrol yaitu MODALIM 100 mg dan ASPILET, di samping IRVILL IBESARTAN 300 mg, untuk obat hipertensinya. Tekanan darah dan hasil lab normal. Sudah setahun ini, kesulitan mempertahankan ereksi. Dan lama sekali baru bisa ejakulasi. Tetapi jika dibantu dengan minum Hormoviton sepertinya lebih lama ereksinya. Mohon petunjuk, apakah ada hubungan dengan obat yg dikonsumsinya? Terima kasih (perempuan, 39 thn,153 cm,55 Kg)



Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini. Berdasarkan daftar obat yang Anda berikan, tidak satupun di antaranya yang dapat menyebabkan masalah ereksi dan ejakulasi pada suami Anda. Sebenarnya permasalahan ini tidak dapat dilihat dari satu sudut pandang saja. Terdapat beberapa faktor yang terlibat dan saling mempengaruhi. Yang paling sering adalah akibat masalah pada psikologis penderitanya sehingga dukungan dan kesabaran Anda sangat diperlukan untuk membantu pemulihannya.

Selain itu, suami Anda telah didiagnosa dan mengonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah dan kadar lemak sejak usia 30 tahun sehingga gangguan ereksi yang dialami bisa jadi merupakan komplikasi dari penyakitnya akibat pembentukan plak lemak (atherosklerosis) di pembuluh darah penis. Belum ditambah dengan kondisi medis lain yang mungkin menyertai (misal: kencing manis, penyakit jantung, dsb).

Beberapa terapi yang dapat dipilih antara lain adalah:

  • Vacuum constriction. Vacuum bekerja dengan diletakkan pada ujung penis, memberikan tekanan negatif yang memaksa darah mengalir ke penis kemudian menyebabkan ereksi. Sebuah cincin dipasang secara temporer pada pangkal penis untuk mencegah aliran balik darah yang terlalu cepat. Efek samping yang dapat ditimbulkan antara lain robeknya pembuluh darah menyebabkan pembengkakan dan nyeri.
  • Pembedahan, dilakukan untuk memperbaiki pembuluh darah penis (revaskularisasi).
  • Terapi akupuntur
  • Penis tiruan (prostesis penis), merupakan pilihan terakhir jika semua upaya tidak memberikan hasil yang memadai.

Namun yang terbaik adalah mengadakan konsultasi segara dengan dokter spesialis yang kompeten. Adapun upaya yang dapat dilakukan sendiri oleh suami Anda adalah:

  • Batasi atau menghindari penggunaan alkohol atau obat-obatan serupa
  • Berhenti merokok
  • Olahraga yang cukup
  • Hindari/ kurang stress, rasa cemas dan depresi
  • Istirahat yang cukup
  • Periksa kesehatan secara teratur di dokter

Informasi lebih lengkap mengenai masalah ereksi ini dapat Anda baca dengan mengakses URL Link berikut:

Disfungsi Ereksi

Disfungsi Seksual

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter