klikdokter.com
Selasa, 02 September 2014
<

Keputihan setelah berhubungan intim?

1.Saya mempunyai penyakit ambeien yang akhir akhir ini sering kambuh ( saya telah menikah ) apakah penyakit tersebut dapat mempengaruhi kesuburan saya ? 2. Setelah berhubungan intim dengan suami, ke esokan harinya saya selalu keputihan, apakah hal tersebut normal ? kenapa dapat terjadi keputihan ? terima kasih( perempuan, 25 thn,158 cm,55 Kg)



Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Ambeien mempengaruhi kesuburan?

Wasir/ambeien atau dalam bahasa medis disebut hemorrhoid merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau dubur/anus. Keadaan ini umumnya ditandai oleh adanya benjolan di dubur. Karena letaknya yang berada pada saluran pencernaan, tidak pada sistem organ reproduksi, keadaan ini tidak berpengaruh terhadap kesuburan perempuan.

Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan ataupun memperberat hemorrhoid antara lain terlalu banyak duduk, susah buang air besar, proses melahirkan, pembesaran prostat, terlalu sering mengangkat benda berat, dsb. Kesalahan makan juga dapat menyetuskan timbulnya gejala-gejala hemorrhoid, terutama jarang mengonsumsi serat dan kurang asupan cairan.

Untuk membantu mengatasinya, beberapa hal yang dapat Ibu lakukan adalah dengan konsumsi makanan tinggi serat, banyak minum dan menjaga kebersihan daerah anus. Jika wasir yang dialami tidak sembuh-sembuh dengan perubahan pola hidup, maka sebaiknya silakukan tindakan operasi yang dapat berupa suntikan atau pengikatan. Untuk mengetahui derajat wasir serta penalataksanaannya sebaiknya Ibu berkonsultasi dengan dokter bedah (umum maupun vaskular) agar dapat diperiksa secara langsung.

Ibu dapat membaca lebih lanjut mengenai wasir (hemorrhoid) pada artikel kami berikut ini: Wasir (Hemorrhoid).


Keputihan setelah berhubungan intim?

Keluargnya cairan dari vagina setelah berhubungan intim merupakan hal yang sering terjadi. Saat berhubungan intim, terjadi proses lubrikasi vagina, sehingga cairan lubrikan yang bening dan tak berbau tersebut dapat keluar seperti keputihan.

Selain itu, karena saat mengalami rangsangan seksual dinding vagina menebal, cairan lubrikan tersebut dapat tertahan di dalam vagina sampai beberapa saat setelah hubungan intim selesai. Hal ini dapat menjelaskan keluarnya cairan dari vagina Ibu 1 hari setelah hubungan intim.

Namun, jika ada perubahan dalam jumlah atau kualitas (warna, bau) cairan yang keluar, apalagi jika disertai oleh timbulnya rasa gatal pada daerah vagina, kemungkinan terdapat infeksi dalam vagina tersebut. Untuk mengetahui penyebabnya, perlu diketahui karakteristik cairan yang keluar, seperti warna dan baunya.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terima kasih.

 

(Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Suami pneumonia; istri hamil
Menentukan jenis kelamin anak?
Nyeri daerah perineum