klikdokter.com
Kamis, 24 April 2014
Login | Register

Badan lembek akibat air putih?

pagi dok...sblmny terima kasih atas jawaban dokter atas pertanyaan sy sblmny....sy ingin bertany lagi dok ttg perkembangan anak saya....usia 6,5 bulan dgn berat 7,9 kg dan panjang 75 cm....normalkah beratnya dok??? dua bulan terakhir anak saya sering sakit batuk pilek..trus pas usianya 6 bln panas badanny krn mau tumbuh gigi bawah 2...sejak sering sakit badanny jadi lembek...sjk usia 6 bln sering di selingi dgn ngasih aer putih..apakah badanny lembek krn pengaruh aer putih ya dok???? apa krn badanny menjadi lembek sehingga utk belajar duduk jg msh agak ssh.....terima kasih...( perempuan, 27 thn,168 cm,57 Kg)



Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Kami akan mencoba untuk menjawab pertanyaan Anda. Berat badan dan tinggi badan merupakan salah satu cara untuk melakukan penilaian status gizi pada anak, selain melihat langsung pada keadaan fisik balita tersebut. Di samping itu data mengenai jenis kelamin juga diperlukan.

Anak perempuan usia 6,5 bulan rata-rata memiliki berat badan 7,6 kg sedangkan anak laki-laki pada usia yang sama memiliki berat badan 8,2 kg. Akan tetapi anak Anda tergolong tinggi. Oleh karena itu perlu disesuaikan kembali perhitungan status gizi anak Anda dengan menghitung berat badan yang sesuai dengan tinggi badan anak Anda.

Setelah dilakukan penilaian berdasarkan data yang Anda berikan: usia 6,5 bulan dengan berat badan 7,9 kg dan tinggi badan 75 cm tergolong klasifikasi gizi sedang. Untuk mencapai status gizi yang lebih baik, dapat dilakukan penambahan berat badan dengan cara memvariasikan makanan utama agar lebih disukai anak, baik dalam rasa, bentuk (bentuk makanan lucu), maupun jenis makanan. Ingat! mulai usia 6 bulan anak sudah dapat diperkenalkan dengan makanan padat secara perlahan.

Badan terasa lembek tidak ada hubungannya dengan air putih. Hal tersebut lebih dikarenakan kurangnya berat otot anak Anda yang dapat dikarenakan kurangnya asupan makanan dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Kemungkinan karena anak Anda sering sakit, ia menjadi tidak aktif dan lebih sering berbaring. Tentunya hal ini juga berpengaruh pada kekuatan otot tubuh. Otot tubuh terutama otot leher sangat diperlukan untuk mencapai posisi duduk. Akan tetapi posisi duduk biasanya dapat dicapai dalam rentang usia 6-9 bulan sehingga Anda harus sabar, karena setiap anak memiliki variasi dalam pencapaian tahap perkembangannya. Adapun hal-hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberikan stimulasi secara periodik dengan melatih otot-otot leher.

Ibu dapat memperoleh berbagai informasi mengenai tumbuh kembang anak, baik cara memvariasikan makanan maupun cara-cara untuk melatih otot leher melalui Rubrik Tumbuh Kembang Anak  di bawah ini :


anak.klikdokter.com/

anak.klikdokter.com/subpage.php

 

Demikian informasi yang kami sampaikan. Semoga bermanfaat.(PI)

 

 

 

Salam,

Redaksi Klikdokter



 



JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter