klikdokter.com
Kamis, 02 Oktober 2014
<

Sumbatan saluran telur

dokter.. Pada saluran tuba falopi kiri saya, mengalami sumbatan.. apakah saya perlu melakukan Hidrotubasi atau operasi laparoscopy membenahi sumbatan saya tersebut? trims (perempuan, 31 thn,160 cm,74 Kg)



Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Saluran telur (tuba falopii) merupakan saluran yang menyalurkan sel telur dari kandung telur ke rahim. Selain itu, saluran ini juga merupakan tempat bertemu antara sel telur dengan sel sperma untuk terjadinya pembuahan sehingga sumbatan pada saluran ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kesuburan (infertilitas). Adapun penyebab terbanyak dari sumbatan saluran tuba adalah infeksi dengan penyebab utamanya adalah penyakit radang panggul (Pelvic Inflammatory Disease-PID) akibat infeksi bakteri tuberkulosis (TBC), infeksi menular seksual seperti gonorrhea, klamidia, dan infeksi bakteri patogen lainnya. Selain itu, adanya riwayat operasi pada organ yang terletak dalam rongga perut juga dapat menyebabkan infertilitas tuba.

Pilihan terapi yang dapat dilakukan apabila terjadi sumbatan pada tuba adalah dengan prosedur pembedahan atau radiologi intervensi. Tuba yang tersumbat diterapi dengan melakukan rekanalisasi atau pembukaan saluran tuba yang hanya dapat dilakukan melalui prosedur operasi atau radiologi intervensi. Akan tetapi keberhasilan terapi ini bergantung pada letak sumbatannya. Apabila sumbatan terletak pada pangkalnya, maka koreksi umumnya sulit untuk dilakukan sehingga dokter akan menyarankan Anda menjalani program bayi tabung untuk mendapatkan keturunan. Sedangkan apabila sumbatan terletak pada ujung tuba, maka sumbatan masih mungkin diatasi dengan operasi laparoskopi. Adapun terapi dengan hidrotubasi saat ini sudah jarang dilakukan mengingat prosedur dilakukan tanpa panduan foto untuk melihat kondisi tuba sehingga memiliki tingkat akurasi yang rendah.

Kami sarankan sebaiknya Anda dan suami melakukan konsultasi lebih dalam kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda untuk mendiskusikan banyak hal mengenai kondisi Anda dan terapi yang dapat dipilih. Mintalah keterangan yang sebanyak-banyaknya, terutama mengenai kemungkinan pengembalian fertilitas di kemudian hari.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Oligoasthenospermia dan varikokel
Panduan membeli strip glukometer
Perlukah ke dokter spesialis?