klikdokter.com
Kamis, 18 September 2014
<

Keputihan setelah haid

bulan kemarin setelah saya haid ko' sampai sekarang keluar cairan bening terkadang ada kuning2nya ya dok?? kenapa ya dok??? saya jadi takut... biasanya kalo keputihan sebelum haid saja, dan itu biasa...( perempuan, 24 thn,165 cm,60 Kg)



Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Keputihan atau dalam bahasa medis disebut fluor albus, adalah cairan (bukan darah) yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara fisiologis/normal dan secara patologis. Yang dimaksud dengan keputihan fisiologis adalah keputihan yang nromal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Normalnya cairan keputihan adalah bening, tidak berwarna, tidak berbau, tidak banyak, dan tidak menimbulkan keluhan seperti rasa gatal atau terbakar pada kemaluan. Pada kasus Anda, keputihan tersebut terkadang tampak kekuningan. Hal ini sebenarnya juga dapat ditemukan pada keadaan normal. Sehingga perlu dikonfirmasi terlebih dahulu mengenai ada/tidaknya keluhan lain seperti rasa gatal, perih pada kemaluan hingga nyeri saat berkemih.

Dan seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa menstruasi bukanlah satu-satunya penyebab keputihan yang normal. Masih ada faktor psikologis yang juga dapat menyebabkan keluhan serupa. Selama keputihan tersebut tidak mengganggu atau menimbulkan keluhan, maka Anda tidak perlu merasa khawatir. Bagaimanapun, evaluasi sebaiknya tetap dilakukan untuk menyingkirkan infeksi sebagai penyebab keputihan tersebut. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk tatalaksana yang optimal. Cairan keputihan Anda akan diambil untuk diperiksa menggunakan mikroskop. Apabila benar ditemukan adanya infeksi, dokter akan memberikan Anda terapi antikuman yang disesuaikan dengan kuman penyebabnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Diet kolesterol,darah tinggi dan asam urat
Kulit hitam terkena sinar matahari
Campak setelah imunisasi