klikdokter.com
Selasa, 29 Juli 2014

Umbilical granuloma

Anak saya laki-laki umur 17 bulan. Dulu sesaat setelah puput tali pusar, pusarnya mengeluarkan cairan. Dokter bedah anak men-diagnosa granuloma umbilical, akibatnya sebagian urine keluar melalui pusar dan menyarankan untuk dioperasi. Akhirnya anak saya menjalani operasi di usia 2 bulan. Pasca operasi, pengeringan pusar lumayan lama, masih tampak berair. Saat ini sudah lumayan kering, hanya kadang menjadi merah dan seperti bernanah. Yang ingin saya tanyakan apakah granuloma umbilical itu? Apakah sama dengan hernia? Karena masih sering kelihatan berair & pusar menonjol, apakah ada kemungkinan oeprasi belum tuntas?( perempuan, 28 thn,155 cm,55 Kg)



Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Umbilical granuloma adalah jaringan umbilikus yang berwarna kemerahan. Umbilical granuloma terbentuk apabila tidak terjadi penyembuhan sempurna setelah pemisahan pusar (tali umbilikus). Dalam kondisi normal, setelah pusar copot, umbilikal akan mengalami penyembuhan atau tertutupi oleh lapisan sel kulit. Dalam kasus umbilical granuloma, hal ini tidak terjadi sehingga terbentuknya selaput parut yang tidak tertutupi sel kulit, tidak mengandung saraf dan kapiler (pembuluh darah kecil), dan tidak memiliki sensasi rasa. Umbilical granuloma berbeda dengan hernia.

Umbilical granuloma sebenarnya dapat diatasi dengan kauterisasi menggunakan silver nitrat atau diikat dengan benang sampai dia copot sendiri. Dalam kondisi yang sangat jarang, umbilical granuloma ini akan mengeluarkan cairan bening terus menerus. Kondisi ini kemungkinan menggambarkan koneksi persisten antara kandung kemih dengan umbilikus yang disebut dengan patent urachus. Cairan yang terus menerus keluar itu adalah air seni. Untuk kasus ini, atau seperti yang dialami oleh bayi Anda, operasi menutup hubungan tersebut adalah terapinya.

Gangguan lain yang mungkin terjadi adalah persistent yolk stalk (persisten duktus omphalomesenterika, duktus umbilikal). Hubungan ini menyebabkan cairan dari saluran pencernaan dapat keluar melalui umbilikus karena terdapat hubungan tersebut. Untuk kasus ini tentunya operasi adalah terapi untuk menutupnya

Cairan atau nanah yang terus menerus keluar dari umbilikus (pusar) dapat menyebabkan infeksi di kemudian hari. Kami sarankan agar Anda kontrol kembali ke dokter bedah anak Anda guna evaluasi lebih lanjut.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Gatal di kemaluan saat hamil
Cairan coklat di kala hamil
Keputihan dan BAB hitam saat hamil