klikdokter.com
Sabtu, 26 Juli 2014

Trombosit rendah akibat Hepatitis C

Sejak 2005 trombosit saya selalu dibawah normal (range 70.000 - 86.000) setiap kali DPL, akan tetapi saya berasa bugar selalu. Konsumsi tradisional spt jambu biji, angkak, rebusan daun ubi sudah sering saya konsumsi, tapi tetap tidak naik dan tidak turun lagi. Saya tidak ada pendarahan, terkadang ada memar (saya obati dg thrombopop) dan satu2nya keluhan adalah Sakit Kepala yg sering. Bagaimana pengobatan Trombosit ini yg berhubungan dg sakit kepala saya? Saya mengidap Hepatitis C tapi terkontrol dg SGOT/PT & Gamma GT sedikit diatas normal dg konsumsi HP Pro rutin. Dan Rontgen Hepatologi sedikit berlemak pada Hepar tapi sejauh ini terkontrol rutin. Hanya trombosit yg tidak naik2 disertai pusing yg mengkhawatirkan saya. Mohon sarannya. Trims.( perempuan, 64 thn,165 cm,47 Kg)



Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Trombositopenia adalah kondisi dimana trombosit berada pada level yang rendah ( <100.000 mm3). Penyebab trombositopenia secara garis besar dibagi menjadi 2 :

  • kegagalan dari produksi trombosit
  • penghancuran berlebihan dari trombosit

Penyebabnya terbagi atas penyakit autoimun, infeksi, efek samping obat, kanker, dan defisiensi zat. Sayang sekali Anda tidak menjabarkan sejak kapan hepatitis C yang Anda alami ini diketahui dan mulai diterapi. Trombositopenia dan hepatitis C mungkin saja dapat berhubungan.

Virus Hepatitis C (VHC) adalah salah satu penyebab penyakit hati kronik terbesar di dunia. Beberapa penelitian menghubungkan antara infeksi VHC dengan kejadian trombositopenia. Hal ini disebabkan karena hepar atau hati adalah salah satu sumber trombopoetin yang berfungsi untuk merangsang produksi sel darah di sumsum tulang. Fibrosis hepar, sirosis, atau kerusakan hati lainnya dapat mengurangi produksi trombopoetin ini dan berujung pada gangguan pembentukan sel darah.

Selain itu, penyakit hati kronik dapat meningkatkan platelet turn-over atau penghancuran platelet berkaitan dengan hipersplenisme atau pembesaran dari limpa sebagai tempat penghancuran sel darah. Patofisiologi trombositopenia di dalam infeksi Hepatitis C memang sangat kompleks.

Namun perlu diwaspadai bahwa trombositopenia pada hepatitis C berjalan seiringan dengan keganasan penyakit, kejadian sirosis hati, dan fibrosis hati. Penelitian membuktikan bahwa prevalensi trombositopenia meningkat sebanyak 9 kali pada mereka dengan penyakit hati kronik.

Penelitian yang berjudul Implications from a Survey of a Community with Hyperendemic HCV Infection  dan dipublikasikan oleh Clinical Infectious Diseases tahun 2004 menyebutkan bahwa orang yang berusia > 65 tahun dan memiliki penyakit hari kronik berpotensi 4 kali lipat untuk mengalami trombositopenia dibandingkan mereka yang berusia lebih muda.

Apabila trombositopenia yang Anda alami memang terbukti berhubungan dengan hepatitis C, maka terapi yang dilakukan adalah terapi untuk mengendalikan penyakit hepatitis guna mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Hal ini sebaiknya Anda diskusikan lebih lanjut dengan dokter spesialis penyakit dalam subbagian Hepatologi. Trombositopenia dapat menggambarkan progresifitas dari penyakit.

Yang sangat perlu diwaspadai adalah kondisi dimana trombosit berada di bawah nilai 10.000 mm3 karena dapat menyebabkan perdarahan organ dalam. Pada nilai trombosit masih diatas 50.000 mm3, umumnya akan diobservasi namun beriringan dengan dilakukannya terapi hepatitis C.

Meminum jambu biji, angkak, dan lainnya tersebut tidak akan menaikkan trombosit karena yang pertama adalah zat tersebut belum ada penelitian yang mampu membuktikan dapat meningkatkan trombosit, dan yang kedua, kemungkinan trombosit Anda menurun karena infeksi Hepatitis C yang Anda miliki sehingga tidak berhubungan dengan jambu biji, dll tersebut.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Polip mengganggu kesuburan
Kontraksi pada kehamilan
Vitamin untuk anak?