klikdokter.com
Rabu, 30 Juli 2014

Menderita jantung koroner?

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan sehingga saya bisa berkonsultasi dengan dokter. Saya Pria umur 33 tahun, pada bulan Juli 2008 saya mencoba periksa ke dokter spesialis jantung karena saya kadang-kadang merasa dada waktu itu sebelah kanan atas terasa ada sesuatu yang aneh perasaan nyundul. Waktu itu di EKG kata dokternya katanya saya ada sedikit penyumbatan setelah itu saya langsung shock pikiran udah macam-macam setelah diberitahu dokter seperti itu sampai sekarang pikiran saya selalu badan terasa tidak enak sepertinya semua gejala jantung koroner saya rasakan padahal sebelumnya tidak, saya di suruh tes lab hasilnya waktu itu trigiserid saya 315 dan LDL diambang atas HDL 95 BB 90 lingkar pinggang 92 dan perokok. Saya dikasih obat salah satunya yang diletakkan di bawah lidah tapi obat tersebut tambah membuat jantung saya berdebar jadi saya hentikan, 2 bulan setelah itu saya pergi ke dokter spesialis jantung lain namun dokter mengatakan saya tidak apa2 cuman diberi antioksidan dan vitamin, saya kurang puas saya ke lab atas permintaan sendiri 5 kali EKG, 1 kali ECG (USG) jantung, 1 treadmil semua menyatakan normal, namun waktu treadmil bahkan saya divonis kalau darah tinggi karena waktu itu saya sangat gugup sekali sehingga tensi darah saya naik biasanya tekanan darah saya normal terus kalu periksa treadmill dihentikan pada menit ke 4 lebih karena tensi tinggi tapi hasil normal. BB saya sekarang sudah turun menjadi 72 karena diet dan olah raga setiap pagi di kantor naik turun tangga dari lantai 1 sampai lantai 5 selama 15 menit. Tolong dok apakah benar saya sudah kena jantung koroner mengingat semua hasil pemeriksaan mengatakan normal kecuali dokter yang pertama tadi, tiga dokter yang lain mengatakan tidak bahkan kata beliau itu hanya perasaan saya saja karena shock atas vonis dokter yang pertama tadi bahkan saya diminta ke psikiater.( laki-laki, 33 thn,170 cm,72 Kg)



Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan keadaan dimana terdapat plak yang menyumbat di dalam pembuluh darah arteri. Hal ini menyebabkan suplai darah ke jantung berkurang dan menimbulkan kematian atau gangguan sel otot dan jantung dan berakibat timbulnya keluhan nyeri dada atau sesak.

Keluhan nyeri dada dari PJK atau disebut nyeri dada iskemik pun memiliki karakteristik tertentu, yaitu nyeri dada seperti ditekan benda berat, ditusuk, panas; menjalar ke leher, lengan kiri, rahang, atau menembus punggung; berlangsung > 20 menit; terjadi saat aktivitas berat; dan memiliki gejala sistemik seperti keringat dingin dan mual.

Keluhan yang Anda kemukakan, yaitu 'dada waktu itu sebelah kanan atas terasa ada sesuatu yang aneh perasaan nyundul' tidaklah khas sebagai nyeri dada iskemik. Point kedua, pemeriksaan EKG tidak dapat menyatakan adanya sumbatan di dalam pembuluh darah jantung. Sumbatan pada pembuluh darah jantung hanya dapat ditentukan melalui pemeriksaan kateterisasi jantung (arteriografi koroner).

EKG hanyalah menilai adanya gangguan jantung yang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Apabila dari EKG ditemukan adanya kelainan, maka dianjurkan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan laboratorium (untuk melihat faktor risiko), treadmill, echocargiography (ECG), dan arteriografi koroner apabila diperlukan.

Dalam kasus Anda, faktor risiko yang Anda miliki adalah obesitas (saat itu), merokok, dan kolesterol tinggi. Sedangkan dari pemeriksaan penunjang lainnya (treadmill, ECG) hasilnya berada dalam batas normal.  Dapat diambil kesimpulan bahwa keluhan yang Anda alami bukan merupakan keluhan dari PJKberdasarkan keluhan dan data pemeriksaan penunjang yang normal.

Kami setuju dengan pendapat dari dokter Anda yang menyatakan bahwa mungkin keluhan ini hanyalah reaksi keterkejutan Anda akibat vonis penyumbatan pada jantung di dokter yang pertama. Namun mengingat Anda memiliki faktor risiko PJK, alangkah baiknya apabila faktor risiko tersebut dihilangkan (merokok dihentikan, kolesterol diturunkan), guna mencegah terjadinya penyumbatan di kemudian hari. Anda dapat membaca artikel mengenai PJK melalui URL link di bawah ini :

http://jantung.klikdokter.com/subpage.php?id=2&sub=72

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Terlambat menstruasi, hamil?
Prosedur histerosalphingogram (HSG)
Hubungan intim di masa kehamilan