klikdokter.com
Jumat, 01 Agustus 2014

Kadar prolaktin tinggi

Dokter, mau bertanya: makanan/minuman apa saja yg harus dihindari dan perlu dikonsumsi?? Bln April 09 saya kontrol ke dkt kandungan, USG transvaginal. Hasil USGnya: sel telur saya kecil-kecil. Lalu dkt saya menyarankan bulan Mei 09 test darah/hormon. Dan saya sdh lakukan, ternyata hasil Laboratorium: Hormon Prolaktin tinggi: 30. Oleh sebab itu, sel telur saya tidak bisa berkembang. Lalu saya disarankan untuk minum obat Cripsa 2 X 1/4 tablet per hari. Mohon penjelasan yg jelas apa saja yang belum saya ketahui setelah saya minum obat hormon. Apakah sel telur saya bisa berkembang?? Apakah ada kemungkinan bisa hamil selama saya minum obat Cripsa?? Karna saya pingin skali punya keturunan. Apakah minum susu bubuk terlalu banyak sehingga bisa menyebabkan hormon prolaktin saya tinggi?? Saat ini saya rutin minum vitamin E stiap hari, dan tidak rutin minum susu. Saya jg keputihan kalo lagi kecapaian. Trimakasih. Saya tunggu jawabannya. ( perempuan, 30 thn,158 cm,49 Kg)



Terimakasih ats pertanyaan Anda.

Meninjau terdapat kadar hormon Prolaktin yang tinggi, maka kami menyarankan kepada Anda untuk diadakan pemeriksaan ulang. Namun jika masih ditemukan angka tinggi,  maka perlu dicari penyebabnya.

Penting untuk diketahui untuk menyingkirkan segala bentuk kemungkinan akan adanya tumor di kelenjar hipofisa (yaitu kelenjar anak otak yg memproduksi hormon Prolaktin) yang disebut adenoma.

Untuk itu harus dilakukan pemeriksaan MRI kepala. Karena situasi kadar prolaktin yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan sel telur sehingga menajdikan kondisi sulit hamil.

Untuk pengobatan hiperprolaktin umumnya dengan obat golongan bromocriptin atau golongan cabergolin. Untuk sementara dengan mengonsumsi obat sejenis golongan tersebut ini dapat mengundang potensi terjadi kehamilan.

Dengan meminum susu tidak akan memengaruhi kadar hormon prolaktin. Untuk hamil tentu harus juga menempuh tahap-tahap evaluasi pada faktor lainnya, seperti halnya kualitas sperma suami dan kondisi terakhir saluran telur sang calon ibu.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

dr. Indra N. C. Anwar, SpOG
(Redaksi Pengasuh Rubrik Kebidangan & Kandungan Klikdokter.com)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
BAK terasa nyeri
Ejakulasi dini?
Operasi gigi geraham gagal