klikdokter.com
Kamis, 21 Agustus 2014
<

Pengobatan kencing bernanah

pada penis saya keluar cairan seperti nanah (tidak berbau) dan kadang2x seperti sperma dalam jumlah yg tidak terlalu banyak,dan setiap kali selesai buang air kecil pada ujung penis terasa agak perih.gejala awal dirasakan pada tanggal 20/4 yang lalu, dimana pada bagian uretra kadang-kadang terasa gatal dan disertai dengan rasa sperti cairan sperma yang akan keluar.saat ini saya telah mengkonsumsi ofloxacin 400 dgn dosis 2x1.saya mulai konsumsi obat ini sebanyak 4 tablet mulai tanggal 20/4 malam s/d tanggal 22/4 siang.tgl 22/4 malam s/d 23/4 mlm saya menghentikan penggunaan obat tersebut, karena selama 2 hari saya konsumsi obat tersebut,cairan itu tidak keluar lagi dan buang air kecil pun sudah tidak merasa perih.tapi ketika tgl 24/4 pagi mulai terasa cairan tersebut mulai keluar lagi dan tgl 24/4 siang saya kembali mengkonsumsi obat tersebut s/d tgl 26/4 malam dengan dosis yang sama sebanyak 6 tablet.pada tgl 27/4 pagi s/d 28/4 siang saya berhenti lagi konsumsi obat tersebut karena saya merasa sudah tuntas karena tidak merasa apa-apa lagi.tapi ternyata dugaan saya salah dan pada sore hari tgl 28/4 cairan itu keluar lagi tapi dalam jumlah yg lebih sedikit dibandingkan hari pertama s/d hari kedua.kemudian pada sore hari itu juga saya mengkonsumsi kembali obat tersebut s/d sekarang tanggal 29/4 malam.yang ingin saya tanyakan dok,apakah salah cara mengjonsumsi obat seperti itu? dan apa sih penyakit saya ini dok?sampai berapa lama lagi saya harus mengkonsumsi obat tersebut?sebelum saya merasakan penyakit ini, sudah hampir 3 minggu secara rutin sebelum gejala awal penyakit ini timbul,saya selalu melakukan pemijatan pada penis saya dengan tujuan untuk memperbesar corpora cavernosa dan bagian uretra,apakah ada kemungkinan penyakit ini timbul dikarenakan corpora cavernosa dan uretra membesar? serta 3 hari sebelum gejala awal ini,saya melakukan hubungan sexual dan dilanjutkan lagi 1 hari sebelum gejala awal ini.memang pada saat hubungan sexual 1 hr sebelum gejala awal ini timbul, ketika sperma keluar, saya merasakan seperti sebagian sperma tertahan di uretra.apa efek dari penyakit seperti ini dok?demikian pertanyaan saya,kiranya dokter berkenan untuk menjawab dalam waktu yang tidak terlalu lama agar saya dapat sembuh total. wassalam. ( perempuan, 32 thn,172 cm,88 Kg)



Bapak / saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Gejala kencing bernanah dan nyeri ketika berkemih dapat disebabkan karena uretritis atau peradangan pada uretra. Uretritis adalah Penyakit Menular Seksual (PMS) yang banyak terjadi pada pria dan terkadang ditemui pada wanita. Uretritis dapat terbagi atas 2 bagian :

1. Uretritis Gonorea (gonococcal urethritis)

2. Uretritis Non-Gonorea  (nongonococcal urethritis-NGU)

Kedua jenis uretritis di atas dibedakan berdasarkan ada atau tidaknya N.gonorrhoeae. The Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengestimasikan bahwa NGU lebih banyak 2.5x lipat daripada uretritis gonorea. Gejala dari keduanya hampir mirip dan dibedakan berdasarkan pemeriksaan apusan laboratorium dari discharge (nanah) yang keluar dari OUE.

Berdasarkan gejala yang Anda berikan, kemungkinan Anda mengalami uretritis. Faktor risiko berdasarkan data adalah hubungan seksual sebelumnya (sayang sekali Anda tidak menyebutkan apakah Anda berganti-ganti pasangan seksual dan apakah Anda menggunakan kondom atau tidak). Diagnosis banding yang dapat dipikirkan adalah sistitis atau peradangan pada kandung kemih.

Masa inkubasi dari bakteri ini berkisar antara 3-4 hari. Obat yang Anda minum merupakan indikasi untuk uretritis gonorea dengan dosis 400 mg single dose. Karena ofloxacin seharusnya hanya satu kali minum, maka sebaiknya Anda sekarang menghentikannya karena dikhawatirkan terjadi resistensi akibat penggunaan antibiotik dengan dosis yang tidak benar. Satu informasi yang belum Anda berikan adalah, dari manakah Anda memperoleh ofloxacin beserta aturan pakainya?

Pemakaian antibiotik seharusnya berada di bawah pengawasan dokter, tidak boleh dibeli sendiri dan dibuat aturan pakai sendiri. Pengobatan uretritis sebenarnya mudah namun harus berhati-hati karena apabila penggunaan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat akan dapat menimbulkan resistensi (kebal) terhadap bakteri tersebut. Mungkin saja bakteri dari uretritis Anda bukanlah N. gonorrhoeae sehingga tidak mempan dengan pengobatan gonorea.

Hal ini tidak ada hubungannya dengan pemijatan yang Anda lakukan. Pemijatan tidak akan memperbesar corpus cavernosus maupun uretra. Perasaan sperma tertahan pun bukanlah bagian dari penyakit ini.

Kami menyarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dibutuhkan pemeriksaan apusan seperti yang kami katakan di atas. Sekian, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Penyakit ginjal
Libido istri tinggi ?
Tidak pernah orgasme