klikdokter.com
Kamis, 02 Oktober 2014
<

Kandungan lemah ?

hallo dokter.. istri saya 20 tahun dengan brt bdn 51kg/158cm, sudah terlambat datang bulan 10hari. tetapi pada hari kemarin 23/03/2009 sekitar jam 10 pagi dan jam 2 sore, mengalami pendarahan berupa gumpalan berwarna kecoklatan sebesar +- 2cm sebanyak 2 gumpalan dan cukup membuat saya sendiri khawatir,kemudian sorenya langsung saya bawa ke bidan terdekat dan diberikan suntikan untuk mengelurkan sisa2 darahnya. si bidan tsb mengatakan kalau istri saya baru saja keguguran (karena kandungan lemah). pertanyaannya adalah apa penyebab kandungan tsb lemah, bagaimana agar bisa lebih kuat dan obat apa yg di anjurkan untuk mengurangi rasa sakit pada perut istri saya saat ini? dan proses kiret itu seperti apa? terimakasih. ( perempuan, 20 thn,158 cm,51 Kg)



Bapak / saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan yang Anda ajukan :

1. Apa penyebab kandungan tsb lemah, bagaimana agar bisa lebih kuat dan obat apa yg di anjurkan untuk mengurangi rasa sakit pada perut istri saya saat ini?

Tidak ada dalam istilah medis apa yang disebut dengan “kandungan lemah”, begitu juga tidak pernah buku-buku pengajaran atau literatur kedokteran yang menyebut istilah tersebut, apalagi mendefinisikannya.

Untuk memahami hal yang sebenarnya, sebaiknya kita sedikit mengetahui apa sebab-sebab dari keguguran atau abortus. Ada tiga faktor utama kelainan yang dapat menyebabkan abortus, yaitu 1) faktor produk kehamilan, 2) faktor kesehatan ibu, serta 3) faktor alat repnoduksi.

Sebab-sebab hasil kehamilan tidak berkembang, separuh di antaranya adalah kelainan kromosom yang umumnya dipengaruhi oleh faktor yang diturunkan. Sebab yang lain adalah kerusakan hasil pembuahan oleh faktor lain.

Infeksi TORCH (Toksoplasma, Rubela, Sitomegalovirus, dan Herpes simpleks) dapat menimbulkan kerusakan pada embro dan berakhir dengan keguguran. Demikian juga paparan dari luar seperti radiasi dan obat-obatan yang bersifat teratogen (dapat menimbulkan kecacatan). Faktor imunologis atau penyakit autoimun, seperti lupus dan sindroma antifosfolipid, berpenan besar terjadinya keguguran yang berulang.

Nyeri perut yang dialami oleh istri Anda disebabkan karena kontraksi rahim pasca keguguran guna meminimalkan perdarahan dan agar rahim kembali ke bentuk semula. Hal ini normal. Apabila sangat mengganggua, silakan berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan

2. Proses kiret itu seperti apa?

Proses kuretase adalah proses mengeluarkan janin dari kandungan ibu dengan menggunakan alat. Umumnya kuret ini dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa kehamilan (janin, darah, plasenta) setelah terjadi keguguran. Kuretase hanya dapat dilakukan apabila mulut rahim terbuka. Diawali dengan memeriksa pembukaan, dilanjutkan dengan memakai spekulum cocor bebek di vagina, dilakukan kuretase atau pembersihan rahim dengan alat kuret khusus, dan setelah memastikan tidak ada sisa maka kuret dinyatakan selesai

Sekian, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Ejakulasi dini
KB suntik dan kondom
Disfungsi ereksi?