klikdokter.com
Jumat, 18 April 2014
Login | Register

Rahim retroflexi sulit hamil?

Selamat pagi dok, saya mau tanya kemarin saya ke DSOG dan setelah USG saya dinyatakan mempunyai kista kecil di sebelah ovari sebelah kiri dan rahim saya retro. saya juga di curigai ada miom di rahim yg akan dipastikan melalui usg trans V minggu depan setelah saya selesai mens. yg ingin saya tanyakan apakah jika memang ada miom di dalam rahim saya berbahaya dan menyebabkan saya sulit hamil??saya sudah 7 bulan menikah tapi belum dikaruniai momongan. dan apa maksud rahim retro? apakah itu juga susah untuk punya keturunan. jika seperti itu posisi berhubungan yg seperti apa yg dapat mempercepat keturunan?dan apa beda miom dan kista? terima kasih untuk jawabannya( perempuan, 25 thn,168 cm,50 Kg)



Ibu / saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang anda ajukan :

apakah jika memang ada miom di dalam rahim saya berbahaya dan menyebabkan saya sulit hamil?

Mioma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalah tumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita. Leiomioma berasal dari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus berasal dari otot polos pembuluh darah rahim. Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur). Mioma bervariasi di dalam ukuran dan jumlah.

Mioma sendiri juga dikatakan sebagai penyebab infertilitas (gangguan kesuburan) sebesar 27% pada wanita. Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma dan salah satu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar. Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dan submukosa.

Mioma adalah tumor jinak yang dapat diatasi. Seperti yang saya jelaskan diatas, mioma hanya menyebabkan gangguan kesuburan pada 27% wanita, tergantung dari ukuran, lokasi, dan keluhan mioma tersebut.

apa maksud rahim retro? apakah itu juga susah untuk punya keturunan. jika seperti itu posisi berhubungan yg seperti apa yg dapat mempercepat keturunan?

Uterus atau rahim Retroflexi  adalah salah satu variasi bentuk rahim dimana rahimnya  ke arah belakang sehingga mulut rahim tertarik keatas. Sekitar 20-30% wanita rahimnya retroflexi. Bentuk rahim pada umumnya disebut anteflexi (posisi rahim menghadap kedepan. Posisi rahim retroflexi menyebabkan rahim kembali mengeluarkan sperma setelah ejakulasi.

Gangguan kesuburan pada kasus ini hanya karena pada saat berhubungan mulut rahim tidak terpapar oleh sel sperma. Biasanya untuk kasus seperti ini di upayakan agar cairan sperma, bisa mencapai mulut rahim, misalnya dengan posisi ibu setelah berhubungan meletakkan punggung ditempat yang lebih tinggi (diganjal).

Cara lain yang dapat dilakukan adalah melakukan hubungan intim dengan posisi Doggy Style (dari arah belakang) sehingga sperma tidak akan keluar lagi. Setelah itu jangan langsung tidur/berdiri, namun tetap berada dalam posisi sujud sekitar 20-30 menit. Jika kemungkinan penyebab infertilitas yang lain tidak dijumpai, maka upaya operasi rekonstruksi dapat dilakukan.

apa beda miom dan kista?

Kista indung telur (kista ovarium) adalah kumpulan cairan yang dikelilingi oleh dinding tipis di dalam indung telur. Terdapat beberapa macam kista indung telur, kebanyakan merupakan kista fungsional yang dapat terjadi secara alami dan tidak berbahaya.

Sedangkan mioma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalah tumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita.

Lebih lanjut mengenai hal ini dapat anda baca dengan mengakses URL Link berikut:

http://www.klikdokter.com/illness/detail/26

Gangguan kesuburan atau infertilitas primer memiliki definisi belum memiliki keturunan setelah berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) selama 1 tahun tanpa menggunakan kontrasepsi. Saat ini anda baru 7 bulan menikah sehingga belum memenuhi definisi tersebut. Harap diingat bahwa untuk memiliki keturunan pun membutuhkan kualitas sperma yang baik. Karena itulah tetap dibutuhkan pemeriksaan kualitas dan kuantitas sperma untuk memastikan kondisi sperma yang terbaik.

Sekian jawaban dari saya, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)



 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter