klikdokter.com
Minggu, 31 Agustus 2014
<

Hamil lewat waktu

Salam konsultasi, Dokter, saya Robbie usia 33 thn memiliki seorang Istri usia 28 thn yang kebetulan saat ini sedang hamil tua (Usia kehamilan 9 bulan 8 hari). Berdasarkan hasil USG, diperkirakan akan melahirkan tgl 16 Februari 2009. Yang ingin saya tanyakan, mengapa sampai saat ini Istri saya belum ada tanda-tanda kontraksi seperti lazimnya terjadi pada saat mau lahiran seorang Ibu. Sekilas saya informasi.: 1. Kondisi Istri saya baru hanya keluar flek2 agak kecoklatan sebanyak 2 - 3 kali. 2. Saya lagi menanti kelahiran anak ke 2 (dua). Mungkinkah terjadi pada seorang Ibu yang akan melahirkan melewati waktu yang tlah di Estimasikan berdasarkan USG & kira-kira sejauh mana resikonya? 4. Apa sebaiknya yang dapat saya lakukan, agar Istri saya melahirkan sesuai dengan jadwal & lancar sesuai dengan kodratnya. Terima kasih dokter atas perhatian & petunjuknya. Jawaban dari Dokter sangat bermanfaat bagi keluarga saya, Tq. Salam( laki-laki, 33 thn,171 cm,79 Kg)



Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Lama kehamilan yang normal adalah antara 37 - 41 minggu. Sebetulnya perkiraan usia kehamilan maupun tanggal kelahiran dengan USG memiliki kemungkinan kesalahan tergantung dari pada triwulan berapa pemeriksaan tersebut dilakukan. Pemeriksaan yang dilakukan pada triwulan pertama memiliki kemungkinan kesalahan perkiraan 3 - 5 hari, pada triwulan kedua 1 - 2 minggu, dan pada triwulan ketiga 2 - 3 minggu. Jadi, bisa saja diperkirakan kehamilan sudah berjalan selama 40 minggu padahal sebetulnya baru 38 minggu.

Flek-flek kecoklatan yang keluar paling mungkin merupakan tanda bahwa serviks (mulut rahim) mulai melunak, atau bahkan mulai membuka (dilatasi). Jika serviks makin membuka, sebagian dari mukus yang menutup serviks selama kehamilan mulai keluar, ditandai dengan keluarnya lendir campur darah. Hal ini merupakan salah satu tanda persalinan akan dimulai.

Beberapa kehamilan memang bisa berlangsung lebih lama dari yang lain (postmaturitas). Sekitar 7% bayi lahir setelah 42 minggu. Masalah yang dapat ditemukan pada kehamilan postmatur ini termasuk suplai nutrien dan oksigen ke plasenta mulai menurun, sehingga ada risiko volume cairan amnion yang turun (berat badan janin tidak bertambah lagi), peningatan risiko sewaktu persalinan karena suplai oksigen yang berkurang, masalah karena bayi yang besar, serta risiko hipoglikemia. Untuk itu keadaan janin harus senantiasa dikontrol. Periksakanlah keadaan janin ke dokter yang merawat, dokter tersebut akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi, perhitungan gerak janin, dan pengukuran denyut jantung janin dengan tokografi. Jika memang ada janin sudah postmatur, mungkin akan dilakukan induksi persalinan dengan obat.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Hubungan seks saat hamil
Kelainan Jantung Bawaan
Merubah bentuk mulut kelamin