klikdokter.com
Sabtu, 19 April 2014
Login | Register

Kadar SGOT/SGPT Tinggi

Selamat Pagi Dokter.Dok,sejak 2005 sy terkena virus HEPATITIS B kmrn itu sy tes SGOT sm SGPT hslnya kok tinggi banget dokter 285 sm 328 pdhl dulu itu 60 sm 70.HBe AG juga sdh positif, dan kmrn waktu sy periksa ke spesialis HEPATOLOGI sy di sarankan TES HIV DNA, tp sebelum sy tes dokter menberikan resep obat2 tan spt PARIET 20 mg ( di mnm 1/2 jam sblm mkn dan tupun cm pagi sj ), trs VOSEDON 10 mg ( di mnm 10 menit sblm mkn 3x sehari),trs URDAFALK URSODEOXYCHOLIC ACID ( di mnm ssdh mkn 3x sehari). Yang ingin sy tanyakan berbahayakan klo SGOT sm SGPT sy tinggi dok, trs obat2 tersebutfungsi nya untuk apa dokter kok badan sy tambah lemah klo hbs minum obt tersbt, lambung sy juga sakit.Terima kash dok atas informasinya.( perempuan, 25 thn,150 cm,45 Kg)



Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

SGOT dan SGPT merupakan enzim yang dapat ditemukan pada sel-sel hati. Karena itu jika terjadi kerusakan (nekrosis) sel-sel hati, seperti yang terjadi pada infeksi akut virus hepatitis, enzim-enzim tersebut keluar dari sel hati dan masuk ke dalam darah. Semakin banyak sel-sel hati yang rusak, semakin tinggi pula kadar SGOT/SGPT yang terukur di dalam darah. Secara laboratoris pemeriksaan enzim hati pada hepatitis akut didapati adanya peninggian SGOT dan SGPT sampai 20-50 kali normal dengan SGPT lebih tinggi SGOT daripada SGPT (SGOT/SGPT < 0,7).

Sebagian besar orang dengan hepatitis B tidak memerlukan pengobatan yang khusus selain beristirahat dan mereka akan sembuh kembali. Apabila infeksi VHB bertahan lebih dari 6 bulan (infeksi hepatitis kronik), dapat diberikan obat antivirus yang disebut interferon alfa. Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan kanker hati.

Sewaktu terjadi nekrosis sel-sel hati, konsentrasi kolesistokinin dan bombesin dalam darah meningkat tajam. Peningkatan hormon-hormon ini dapat menyebabkan rasa tidak enak pada lambung, mual dan muntah (dispepsia) dan berkurangnya nafsu makan yang menandai fase awal infeksi akut virus hepatitis. Untuk menanganinya, diberikan obat-obat yang dapat mengurangi produksi asam lambungdari sel-sel parietal lambung seperti proton-pump inhibitor (contoh: Pariet), dan yang dapat mengurangi rasa mual dan muntah yang ada seperti domperidon (contoh: Vosedon).

Sedangkan ursodeoxycholic acid pada infeksi akut hepatitis digunakan untuk mengurangi kadar enzim yang meningkat dengan cara memfasilitasi aliran empedu melalui hati dan memproteksi sel-sel hati.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

 



 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter