klikdokter.com
Sabtu, 23 Agustus 2014
<

Gagap pada anak

Selamat Siang, Anak saya usia 3,8 tahun, sejak usia dia mulai bicara tidak ada tanda kalau dia gagap, berjalannya usia bertambah dan bertambahnya kata kata yang dia ucapkan anak saya ini mulai gagap tapi nggak selalu gagap, kadangkala dia lancar bicara (tapi jarang). Jika kalimat yang dia sampaikan hanya pendek , dia mengucapkan tidak gagap, tetapi jika dia menceriterakn sesuatu yang sedikit panjang, dia ucapkan dengan gagap. Pertanyaan saya apakah gagap itu penyakit? Gagap bisa terjadi disebab oleh apa? apakah bisa disembuhkan? Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.( perempuan, 33 thn,161 cm,80 Kg)



Ibu / Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Gagap adalah suatu gangguan kelancaran berbicara. Anak usia 2 sampai 5 tahun sering mengulang-ulang kata-kata atau bahkan seluruh kalimat yang diucapkan kepadanya. Gagap sampai usia 3 tahun masih tergolong wajar karena anak pada golongan usia tersebut masih mempelajari cara berbicara, menyusun kata-kata dalam suatu kalimat, dengan berbagai kosa kata yang ingin diucapkan namun kemampuan mengekspresikan masih terbatas. Oleh karena itu, anak pada golongan usia tersebut umumnya masih mengalami gangguan kelancaran berbicara.

Apabila sebelumnya anak Ibu lancar berbicara kemudian tiba-tiba menjadi gagap, maka perlu Ibu perhatikan adakah kejadian buruk yang anak Ibu alami sebelumnya? Terkadang stres pada anak dapat menyebabkan gagap. Sering kali orang tua merasa kesal dengan kegagapan anak. Kesabaran merupakan sikap terpenting yang harus dimiliki oleh orang tua selama anak berada dalam tahap ini.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk berkomunikasi secara nyaman dengan anak yang gagap yaitu :

  • Bila anak berbicara gagap, jangan menyuruh anak untuk mengulangi kata-katanya. Cukup Ibu yang mengulangi apa yang dikatakannya
  • Ketika sedang berbicara dengannya, bicaralah dalam tempo yang lambat dan dengan sabar
  • Jangan mengomentari anak dengan ucapan seperti "pelan-pelan saja" atau semacamnya. Komentar semacam ini, walaupun diucapkan dengan niat baik, hanya akan membuat anak merasa semakin tertekan
  • Ijinkan anak untuk berhenti berbicara jika ia merasa tidak nyaman
  • Ciptakan suasana yang tenang dan nyaman di rumah
  • Biarkan anak berbicara dan mengucapkan kalimatnya sampai selesai
  • Yang paling penting adalah sering berlatih. Jadilah contoh yang baik bagi anak dengan selalu berbicara dengan jelas

Terapi untuk gagap yang cukup parah pada anak dapat mencakup terapi psikologis maupun terapi bicara. Kesabaran orangtua dalam membimbing anak-anaknya berbicara memang sangat dibutuhkan pada fase ini. Apabila gagap ini berlanjut meskipun ibu sudah melakukan saran saya diatas, sebaiknya ibu melakukan konsultasi ke dokter spesialis anak. Sekian jawaban dari saya, semoga membantu. (TRH)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Lecet di alat kelamin
KB 3 bulan dan tidak haid
Gemetaran dan tangan berkeringat