klikdokter.com
Selasa, 02 September 2014
<

Menstruasi saat menyusui

Dok kok pertanyaan belum di jawab ya? tapi gpp saya tanya lagi aja, begini....... 7 bulan yang lalu saya melahirkan dan baru mendapat haid kembali hari ini, apakah dengan adanya haid ini akan mempengaruhi kualitas dari asi saya? mohon penjelasannya, terima kasih.( perempuan, 27 thn,167 cm,69 Kg)



Ibu/Saudari yang terhomat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. Saat menyusui, tubuh mengeluarkan hormon yang akan menekan siklus menstruasi.  Tiap-tiap ibu menyusui berbeda, ada yang tidak mendapatkan menstruasi selama jangka waktu mingguan, bulanan, atau tahunan jika memang masih menyusui. Untuk beberapa orang baru bisa muncul menstuasi setelah tidak menyusui lagi. Ketika bayi sudah mulai mendapatkan makanan tambahan atau tidur untuk jangka waktu yang lebih lama pada malam hari, biasanya sikulis menstruasi akan mulai kembali.

Muncul menstruasi kembali dipengaruhi oleh beberapa faktor: seberapa sering bayi menyusui ASI, seberapa sering menyusui dari botol, bilamana bayi menggunakan alat “sedot bayi”, berapa lama bayi tidur di malam hari, apakah makanan biasa mulai dikonsumsi, dan pengaruh kimiawi ibu sendiri dan responnya terhadap pengaruh hormon yang berkaitan dengan menyusui. Kapanpun stimulasi pada payudara berkurang, terutama pada malam hari, siklus menstruasi cenderung akan mulai lagi.

Menstrasi tidak akan berpengaruh terhadap kualitas ASI. Susu yang tidak keluar tidak berkurang gizinya. Pada beberapa orang, jumlah ASI akan berkurang untuk beberapa waktu sebelum menstruasi keluar, karena adanya fluktuasi hormon. Setelah menstruasi mulai, kadar homon kembali normal, dan suplai ASI kembali normal. Selama menyusui, menstruasi yang belum teratur, bisa saja lebih lama atau lebih pendek, bahkan tidak menstruasi untuk beberapa waktu atau bulan. Karena Ibu sudah mulai menstruasi, berarti Ibu dalam keadaan subur, sehingga perlu berhati-hati agar tidak hamil lagi terlalu cepat. Ibu dapat menggunakan alat-alat kontrasepsi yang bersifat sementara. Konsultasikanlah hal ini pada dokter yang menangani Ibu.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.


(Tim Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Obat keputihan?
Obat keputihan akibat infeksi apa?(2)
Bintil-bintil, gatal setelah makan ayam