klikdokter.com
Kamis, 02 Oktober 2014
<

Jarang buang air besar

dok, saya dari dulu sangat jarang buang air besar. tapi saya tidak merasa kembung, mual atau keluhan lainnya. dalam seminggu saya hanya 1 kali BAB atau bahkan tidak BAB sama sekali. apakah karena saya kalau makan sangat sedikit, sehingga tidak ada kotoran yang harus keluar? saya juga tidak suka mengemil dan cukup minum air putih seperti yang dianjurkan. saya rajin makan sayur dan buah, terutama pepaya dan melon. terkadang saya memaksa makan buah pepaya sebanyak-banyaknya agar perut saya mulas. tapi tetap saja kotoran yang keluar sedikit. apakah yang harus saya lakukan dok? saya pernah pergi ke dokter penyakit dalam, tapi dia hanya menimbang berat badan saya dan mengetuk-ngetuk perut saya... kemudian saya hanya dikasih obat saja (saya lupa obatnya).trima kasih sblmnya dok. (Wanita, 21 thn, 157 cm, 52 kg)



Ibu / Saudari yang Terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter. Saya mengerti anda khawatir dengan frekuensi buang air besar anda yang jarang.

Usus halus dan usus besar merupakan saluran otot. Normalnya, saluran ini berkontraksi dengan arah yang berbeda untuk mencerna sekaligus mencampur bahan makanan menuju anus. Sekitar empat kali dalam sehari, gerakan usus mendorong sisa makanan menuju rektum (bagian usus sebelum anus). Rangsangan untuk melakukan BAB umumnya adalah makan, yang akan menginisiasi refleks gastro-kolonik, meningkatkan gerakan usus menuju rektum, dan mendorong sisa makanan keluar melalui anus (buang air besar).

Buang air besar (BAB) merupakan hasil akhir dari proses pencernaan oleh organisme dari saluran pencernaan melalui anus. Frekuensi BAB sangat bervariasi pada setiap individu, bergantung pada makanan, aktivitas, penyakit dan banyak faktor lain.

Dari cerita anda, dapat diketahui bahwa jumlah makanan yang anda konsumsi sangat sedikit. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor penyebab frekuensi BAB anda yang jarang. Cobalah menerapkan pola hidup sehat dengan makan besar 3x sehari diselingi makanan kecil 2x dan melakukan olahraga. Diharapkan hal ini dapat membantu anda mengatur frekuensi BAB anda. Demikian penjelasan saya. Semoga dapat menjawab harapan anda. (SO)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)



 
Artikel Terkait
Artikel Terkait

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia
Must Read close
Ingin cepat dapat momongan
Mata perih dan berair
Pencegahan malaria