Sukses

Definisi Keperawanan
12 Feb 2018, 20:19 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok. Saya cewek single 22 tahun belum menikah. Tapi kemarin saya terpeleset dikamar mandi dan vagina saya kena bak mandi yang pinggir lancip. Vagina saya terasa perih dan setelah saya cek ternyata selaput dara saya robek dan berdarah . Robek sedikit. Tapi seperti kayak tidak perawan lagi. Apakah bisa kembali ke bentuk semula... saya setengah tahun lagi mau menikah . Saya takut banget kalo dikira saya tidak perawan lagi karna selaput yang robek. Tolong sarannya dok. Terimakasih.

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih atas pertanyaan Anda tentang definisi keperawanan menggunakan fitur Tanya dokter.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. Sepertinya pertanyaan Ibu berkaitan dengan konsep yang pertama: himen.

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Jadi sulit untuk membedakan. Karena itu konsep yang dapat digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim.

Untuk mengetahui apakah himen masih utuh atau tidak walau sudah pernah melakukan hubungan intim sebetulnya dapat diperiksa sendiri, yaitu dengan menggunakan cermin. Namun, hal itu sulit dilakukan. Dokter umum dapat memeriksa dengan cara melihat langsung bagian depan kemaluan/vagina.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar