Sukses

Pernikahan dengan Sepupu
14 Jan 2018, 21:49 WIB
Wanita, 19 tahun.

Assalamu'alaikum dan Selamat Siang Dok. Begini Dok, saya punya saudara kandung akan menikah dengan saudara sepupu saya. Ayah dari saudara sepupu saya itu kaka dari ayah saya, jadi apabila nantinya saudara kandung saya dan saudara sepupu saya menikah apakah nanti keturunan mereka dipastikan cacat atau mempunyai kekurangan fisik maupun mental Dok? Soalnya awalnya mereka bedua ditantang karena alasan keturunan nantinya itu Dok, kira-kira kalau pendapat Dokter bagaimana dalam kasus ini sesuai dengan pandangan dari dunia medis?? Terima Kasih Sebelumnya Dok, karena sudah mau mendengar, menjawab dan membantu.

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang pernikahan dengan sepupu menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Berdasarkan ilmu medis, memang pernikahan antara dua orang yang masih memiliki hubungan kekerabatan yang dekat memang memiliki risiko 1.7–2.8% untuk memiliki keturunan yang mengalami kelainan genetik.

Hal ini disebabkan karena 2 orang yang masih memiliki relasi persaudaraan yang dekat/hubungan darah juga masih memiliki hubungan genetik yang hampir sama sehingga kelebihan dan kekurangannya hampir sama atau sama. Kekurangan yang sama tersebut yang dapat memperbesar kemungkinan terjadinya kelainan genetik pada keturunannya.

The Latin American Collaborative Study of Congenital Malformation menemukan bahwa pada perkawinan antara mereka yang memiliki hubungan darah ditemukan keturunan dengan kelainan kongenital (kelainan bawaan) seperti:

hidrosefalus,bibir sumbing,polidaktili (jumlah jari kaki dan atau tangan yang lebih banyak dari normal),kelainan kongenital pada jantung.Sebuah laporan dari BBC juga menyebutkan bahwa perkawinan antara mereka yang memiliki hubungan darah (secara khusus disebutkan antara sepupu generasi pertama) memiliki kemungkinan 13 kali lebih besar dari pada populasi umum untuk memiliki keturunan yang mengalami kelainan genetik, meninggal pada saat baru lahir atau mengalami cacat yang serius. Risiko ini memang akan turun pada generasi yang lebih bawah, namun tetap lebih tinggi daripada populasi normal. Berbagai kerugian medis ini merupakan dasar untuk tidak menganjurkan perkawinan antara mereka yang memiliki hubungan darah. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga Bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar