Sukses

Penyebab Kelemahan Tubuh
14 Jan 2018, 21:22 WIB
Pria, 16 tahun.

siang dok. saya mau nanya dok Kadang kadang badan serasa susah bergerak. ketika memakan sesuatu seperti makan sayur. atau buah ....sehari 2 hari efek baru terasa ada sebagian tubuh terkadang susah bergerak.... walau di paksa... itu kenapa ya....

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang kelemahan tubuh menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Apakah selama kambuh  anggota gerak benar-benar tidak dapat bergerak / lumpuh ? Atau Anda masih dapat menggerakan anggota tubuh tetapi terasa lemah ?

Apakah ada tanda-tanda gejala sebelum nya seperti kedutan otot, rasa nyeri, baal, kesemutan ?

Apakah ada riwayat cedera sebelumnya ?

Apakah timbul kelemahan mendadak atau secara bertahap ?

Sulit bagi kami menegakkan diagnosis dengan informasi terbatas dan tanpa melakukan pemeriksaan fisik secara langsung.

Keluhan yang Anda alami kemungkinan dapat disebabkan oleh kelainan otot atau kelainan saraf. Keluhan yang terjadi pada kelainan otot diantaranya adalah kelemahan, spastis (kaku), myoklonus, myalgia. Penyakit neuromuskular yang melibatkan saraf dan otot memang dapat mempengaruhi kontrol saraf terhadap otot di lokasi tertentu.

Untuk mengetahui kelainan yang mungkin terjadi haruslah terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan penunjang tambahan seperti pemeriksaan darah (level kreatinin kinase) dan electromyography (mengukur aktivitas listrik di otot). Pada beberapa kasus, mungkin biopsi otot dibutuhkan untuk menegakkan kemungkinan abnormalitas DNA (genetik). Apakaha Anda sudah melakukan pemeriksaan penunjang seperti yang disebutkan diatas ?

Kerusakan pada syaraf dapat menyebabkan kelemahan, gerakan abnormal, paralisis, dan gangguan sensori (nyeri, baal, sensitifitas meningkat, rasa terbakar, dsb). Untuk sementar ahindari olahraga angkat beban karena akan memperparah keluhan anda, jika perlu tangan kanan dilakukan imobilisasi. Kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis syaraf untuk diagnosis dan terapi lebih lanjut.

Guna evaluasi lebih lanjut, kami sarankan agar Anda berkonsultasi secara langsung ke dokter spesialis saraf lainnya untuk mendapatkan opini lain kemungkinan penyebab keluhan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar