Sukses

Gejala Hernia
14 Jan 2018, 19:22 WIB
Pria, 22 tahun.

dok mau Tanya nih , testis saya itu kendor trus kok saya rasa rasain susah buat ereksi itu knp ya dok .tp kok malah penis saya Tak liat kok malah kyk masuk kedalam itu knp ya dok ? ditunggu jawabannya ya dok. terimakasih

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya menggunakan layanan Tanya Dokter.

Hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar pada pria), hernia disebut hernia skrotalis dengan gejala skrotum seperti kendur dan terdapat benjolan.

Hernia jenis apakah yang Anda miliki?

Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia. Jaringan lunak yang dimaksud disini adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke bawah.

Perlu diketahui bahwa hernia tidak bisa sembuh spontan dan hanya bisa terselesaikan dengan 2 cara, konservatif dan operatif. Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). Penggunaan bantalan penyangga hanya bertujuan menahan hernia yang telah direposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya dipilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus (kekenyalan/tekanan) otot dinding perut di daerah yang tertekan sedangkan strangulasi (terlilit/terpuntir) tetap mengancam. Penggunaan penyangga tidak menyembuhkan hernia.

Pada umumnya hernia dan tindakan operasinya tidak mengganggu kesuburan, kendati pada beberapa kasus memang pernah dilaporkan adanya gangguan kesuburan pada penderita hernia. Mengingat hernia tidak dapat sembuh tanpa tindakan operasi, kami sarankan Anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Bedah.

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Pada dasarnya disfungsi ereksi terbagi dalam dua faktor penyebab, psikis dan organis. Salah satu penyebab organis adalah kelainan persarafan.

Kelainan persarafan

Kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis juga bisa menyebabkan impotensi. Kerusakan saraf ini dapat terjadi akibat:

Cedera Diabetes melitus

Sklerosis multiple

Stroke

Obat-obatan

Alkohol

Penyakit tulang belakang bagian bawah

Pembedahan rektum atau prostat.

Namun, perlu juga ditelusuri penyebab lainnya yang paling sering terjadi yaitu penyebab faktor psikis yang mungkin juga menjadi dasar penyebabnya, yaitu: biasanya dilatarbelakangi oleh faktor kejenuhan, kejengkelan, kekecewaan, hilangnya daya tarik terhadap pasangan, trauma seksual hingga rasa takut gagal yang terpicu dari kurangnya rasa kepercayaan diri. Pengobatan yang diberikan bergantung pada penyebab dasarnya, untuk itu sangat penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya Disfungsi Ereksi.

Anda dapat mengunjungi dokter spesialis bedah untuk mengatasi hernia terlebih dahulu, dan jika disfungsi ereksi menetap Anda dapat berkonsultasi ke dokter spesialis andrologi untuk wawancara medis mendetil dan pemeriksaan yang lebih lengkap kemungkinan penyebab lainnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar