Sukses

Penyebab Muntah Anak
06 Des 2017, 23:52 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok anak saya dari hari minggu malam muntah2 setiap diisi makan atau minum gak bisa masuk pasti muntah lagi, sudah dibawa ke igd dikasih obat anti mual, masih muntah2 dibawa ke dsa dikasih oralit sama l bio aja, tiap dikasih minum oralit dia muntah, jadi gak ada yang masuk makan atau minum, harus bagaimana solusi nya dok?

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang muntah pada anak menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Muntah dapat merupakan sutau tanda awal adanya penyakit pada saluran cerna anak anda ataupun tanda adanya penyakit di luar saluran cerna, seperti adanya infeksi tubuh. Penyebab muntah pada anak pun dapat berbeda-beda tergantung dari usia anak. Pada anak anda yang telah berusia 1 tahun, muntah yang terus menerus dapat terjadi akibat :

Invaginasi usus, yaitu suatu keadaan dimana usus masuk ke dalam usus berikutnya.Stenosis (penyempitan) esofagusStenosis (penyempitan) pylorus (bagian dari lambung)Alergi makananPenyakit defisiensi enzim, seperti galaktosemia, sehingga keluhan muncul setiap kali anak diberikan makanan yang mengandung gula di dalamnya.Infeksi saluran cerna, biasanya disertai dengan diare dan sakit perut.Infeksi lain di luar saluran cernaUntuk mendapatkan diagnosis pasti, sebaiknya anda melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan x-ray abdomen (untuk mengetaui adanya invaginasi usus, stenosis esofagus ataupun stenosis pylorus), tes cukit kulit (untuk mengetahui adanya alergi makanan) ataupun pemeriksaan darah lengkap (untuk mengetahui adanya infeksi lain di dalam tubuh). Pemeriksaan ini dilakukan atas anjuran dokter spesialis anak, setelah anak anda diperiksa secara menyeluruh oleh dokter tersebut. Dengan melakukan beberapa pemeriksaan tambahan seperti di atas diharapkan dapat diketahui penyebab pasti dari keluhan yang dialami oleh anak anda, sehingga dokter dapat memberikan terapi yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar