Sukses

Nyeri BAK
06 Des 2017, 15:56 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dokter saya sedang hamil 2 bulan anak pertama. Beberapa hari ini saya sering pipis (maaf) sedikit tapi sakit. Normalkah dok ?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri saat BAK di fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Nyeri saat BAK dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, kendati kondisi ini harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik dan penunjang yang menunjang. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kemih. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Karena bentuk anatomis saluran kemih pada wanita, ISK memang lebih mudah menyerang kaum hawa. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih diperlukan pemeriksaan urin lengkap dan kultur urin untuk mengetahui dengan pasti bakteri penyebab infeksi. Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK:

  1. Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari
  2. Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK
  3. Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual.

Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Tata laksana akan diberikan sesuai dengan dasar penyebab infeksi, apakah memang hanya kurang minum dan sering menahan BAK, ataukah ada penyebab lain seperti batu ginjal. Kami sarankan agar Anda konsultasi ke Dokter karena dibutuhkan pemeriksaan fisik selain pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu pemeriksaan penunjang. Jika Anda benar terkena infeksi saluran kemih dan perlu mendapat terapi antibiotik, karena sedang hamil, minumlah antibiotik sesuai anjuran dokter yang aman bagi kehamilan Anda.

Demikian informasi seputar nyeri saat BAK ini kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar