Sukses

Penyebab Nyeri Perut Setelah Makan
13 Nov 2017, 20:50 WIB
Wanita, 32 tahun.

Dok. sekarang saya sedang terkena infeksi lambung,kalo perut saya diisi makanan terasa sakit.1 bulan ini berat badan saya turun 5kg.dok gimana cara mengatasinya berikut obat yg bagus apa?

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab nyeri perut setelah makan menggunakan layanan Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Berdasarkan informasi yang Anda berikan, kemungkinan kami menduga bahwa Anda mengalami ulkus peptikum yang menyebabkan nyeri pada perut Anda. Nyeri yang timbul setelah makan biasanya disebabkan oleh ulkus duodenalis (usus dua belas jari). Apakah Anda bisa melokalisasi (menunjukkan) letak nyeri yang Anda rasakan?

Ulkus peptikum adalah perlukaan terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari (duodenum). Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus peptikum, diantaranya adalah merokok, stres, faktor genetik, dan dapat disebabkan oleh bakteri (misalnya Helicobacter pylori) atau obat-obatan yang menyebabkan melemahnya lapisan lendir pelindung lambung dan duodenum sehingga asam lambung bisa menembus lapisan di bawahnya.

Pemakaian NSAIDs (non-steroid anti inflammatory drugs, obat anti peradangan non-steroid) dosis menengah bisa menyebabkan kelainan saluran pencernaan dan perdarahan. Alkohol dan merokok dapat memicu terbentuknya ulkus. Selain itu, kopi, teh, soda dan makanan yang mengandung kafein dapat merangsang pelepasan asam lambung dan memicu terbentuknya ulkus.

Pengobatan ulkus peptikum terdiri atas penghambat H2 (misalnya ranitidin, famotidin dan cimetidin). Pada ulkus peptikum yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, akan diberikan terapi antibiotik. Masa penyembuhan biasanya memerlukan waktu selama 8 minggu, tetapi nyeri biasanya akan menghilang setelah beberapa hari. Meskipun gejalanya telah mereda, obat harus diminum sampai habis agar infeksi benar-benar reda.

Namun, untuk menegakkan diagnosis pasti diperlukan pemeriksaan penunjang pendukung, seperti endoskopi atau pemeriksaan rontgen lambung dengan kontras, dll. Untuk itu kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan. dengan demikian Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal segera.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar