Sukses

Penyebab Gangguan Ereksi
13 Nov 2017, 10:37 WIB
Pria, 46 tahun.

"Baru sekira dua bulanan ini gairah seksual saya menurun drastis. bahkan ketika istri memberikaan foreplay, namun reaksi Mr P saya hanya temporer... ereksi sebentar lalu going down. Mengapa ya Dok? Btw, saya seorang guru yang bekerja full day (barangkali ada hubungannya). Mohon penjelasannya. Terima kasih sebelumnya..

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultai dari klikDokter.

Saudara yang terhormat, sejak kapan keluhan dirasakan? Jika yang Anda maksud sulit atau tidak dapat ereksi, maka mungkin Anda mengalami disfungsi ereksi. Gangguan ereksi dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah :

Kelainan pembuluh darahKelainan persarafanObat-obatanKelainan pada penisMasalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar