Sukses

Berat Badan Anak Kurang
17 Okt 2017, 09:39 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok anak saya lahir BB 3,150 kg dan panjang 49 cm. Saat ini usianya 14m20d BB 8,1 kg dan panjang 75 cm, masih tergolong normalkah pertumbuhan nya dok ? Anak saya memang agak susah makan, namun saya selalu lakukan variasi menu, bentuk dan warna makanan agar menarik perhatian si kecil supaya mau makan, tidak ketinggalan pula camilan dan lemak tambahan saya sertakan. Mengapa pertambahan BB perbulan tidal signifikan ya dok ? Hanya 100-300 gr ? Sehingga anak saya terlihat paling kecil diantara teman sebayanya di rumah. Mohon pencerahannya dok. Terima kasih.

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya seputar berat badan anak melalui fitur Tanya Dokter.

Masalah gizi anak memang selalu menjadi topik utama bagi orangtua. Apabila anaknya tampak kurus, kekhawatiran orangtua terjadi, akankah anak mereka dapat memiliki tumbuh kembang yang sesuai atau tidak. Apabila Anda dan pasangan termasuk kurus, ada kemungkinan anak Anda mengikuti jejak Anda. Pada beberapa anak memang terlihat kurus, karena memiliki kecenderungan genetik untuk menjadi kurus. Namun, apabila setelah diperhatikan berat badannya yang menurun drastis, hal ini harus didiskusikan lebih lanjut ke dokter. Penurunan berat badan dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit yang mendasari.

Untuk melihat apakah berat badan anak Anda masih dalam batas normal atau tidak, Anda dapat menggunakan grafik berat badan menurut usia dan grafik berat badan menurut tinggi badang WHO (World Health Organisation). Mintalah bantuan petugas kesehatan dalam mengisi grafik tersebut. Namun berdasarkan informasi yang anda berikan, anak anda termasuk dalam kategori berat badan kurang atau nutrisi kurang. 

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menaikkan berat badan anak Anda adalah dengan memberikan makanan tinggi kalori yang sehat. Berikut adalah daftar makanan tinggi kalori yang sehat yang dapat diberikan kepada anak Anda:

· Susu: Susu, keju, yogurt, es krim, krim sup, puding

· Protein: Telur, selai kacang, sup kacang, kacang-kacangan

· Karbohidrat: Roti, makaroni dan keju, pasta, roti, pancake, kentang tumbuk, sereal

Jika anak Anda adalah pemilih makanan dan menolak untuk menambah makanan baru dalam makannya, dapat dicoba juga dengan menggunakan suplemen makanan cair berkalori tinggi sesuai rekomendasi dokter. Namun harus dipastikan bahwa jumlah konsumsi susu, suplemen makanan cair, dan jus yang anak Anda makan jangan sampai membuatnya kenyang sehingga melupakan menu makan utamanya. Cobalah untuk membatasi jus untuk tidak lebih dari satu cangkir sehari dan susu tidak lebih dari dua cangkir sehari.

Apabila anak Anda dirasakan sudah mendapatkan cukup kalori tapi tampaknya belum mendapatkan berat badan ideal, terus bekerja sama dengan dokter untuk menemukan kondisi yang mendasari. Seluruh dokter spesialis anak memiliki kompetensi yang sama untuk mengevaluasi kondisi buah hati Anda dan memberikan penanganan yang terbaik.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar berat badan anak, Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar