Sukses

Nyeri Perut Karena Menstruasi
12 Okt 2017, 18:03 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok. Saya hari ini lari pagi dgn keadaan sdg mens, awalnya dada saya yg sakit bgt, trus mual dan muntah, setelah itu malah lanjut ke perut bagian bawah yg sakit. Apa itu hal yg waja krna saya jarang berolahraga?

dr. Rio Aditya

Dijawab Oleh:

dr. Rio Aditya

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri haid melalui fitur Tanya Dokter.

Nyeri haid merupakan hal yang rutin dialami oleh setiap wanita setiap bulannya. Nyeri haid normal dialami oleh sebagian besar wanita, terjadi karena tubuh melepaskan hormon prostaglandin.

Prostaglandin berfungsi untuk menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan kram di perut.

Pada beberapa wanita, ada yang mengalami nyeri haid yang dirasakan sangat parah. Nyeri haid ini dikategorikan sebagai nyeri haid tidak normal akibat gangguan di organ reproduksi. Untuk lebih memahami tentang nyeri haid, berikut adalah dua jenis nyeri haid:

Nyeri haid primer

Nyeri haid primer merupakan nyeri haid yang normal dan terjadi karena kontraksi otot rahim sebagai akibat dari hormon prostaglandin. Nyeri haid primer meningkat jumlahnya pada wanita yang belum menikah dibandingkan dengan wanita yang sudah menikah.

Ciri-ciri nyeri haid normal:

  • Nyeri yang dirasakan biasanya satu atau dua hari sebelum haid datang atau saat haid hari pertama.
  • Nyeri yang dirasakan berada di perut bagian bawah, pinggang atau di bagian paha.
  • Sifat nyeri mulai dari ringan sampai berat, yang bertahan selama 12 sampai 72 jam paling lama.
  • Gejala nyeri disertai keluhan mual, muntah, lemas, dan diare.

Nyeri haid sekunder

Nyeri haid sekunder biasanya baru timbul di kemudian hari setelah haid hari pertama. Nyeri haid ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit atau kelainan di organ reproduksi.

Ciri-ciri nyeri haid yang tidak normal:

  • Nyeri yang dirasakan lebih sakit dibandingkan nyeri kram perut biasa.
  • Nyeri terkadang tidak berkurang meskipun haid telah selesai.
  • Nyeri yang dirasakan disertai dengan gejala mual dan muntah.

Untuk memastikan apakah ada/tidaknya kelainan pada organ rahim anda, diperlukan pemeriksaan secara langsung. Oleh karena itu kami sarankan anda berkonsultasi dengna dokter spesialis kandungna untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar nyeri haid, Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar