Sukses

Penyebab Tinitus
14 Agu 2017, 09:41 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok, beberapa hari ini saya merasa sakit kepala, awalnya saat saya mengorek kuping saya kemudian terasa sakit mungkin karena terlalu dalam, lalu saat dilihat mama saya ternyata ada kotoran di dalam telinga saya yang menutupi seluruh lubang telinga saya, karena berada di area yg lumayan dalam saya meneteskan beberapa tetes air ke dalam telinga saya tsb dgn tujuan agar kotorannya dapat mengembang dan mau keluar untuk bs dibersihkan, tetapi beberapa jam kemudian saya msh tetap merasa sakit dibagian dalam telinga saya tsb. Saat tidur saya terbangun karena saya mendengar bunyi mirip suara mencangkul pasir dari telinga saya tsb, bukan bunyi dengungatau nging nging tapi seperti suara cangkulan yg mencangkul pasir. Apa yg terjadi dengan telinga saya tsb dok? Terimakasih

Terima kasih telah bertanya tentang tinitus melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Tinitus  berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lain yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal (pada kasus anda, terdengar seperti bunyi mencangkul pasir). Tinitus bukanlah penyakit namun gejala, dan sebaiknya segera dicari penyebabnya. Terdapat dua jenis tinitus, yaitu yang subjektif dan objektif. Tinitus subjektif berarti tinitus yang hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Tinitus ini juga dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak. Sedangkan yang objektif dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Tinitus jenis ini jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinitus adalah:

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga,
  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah,
  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam),
  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinitus pada satu sisi telinga saja)
  • Kelainan pada pembuluh darah, seperti hipertensi, kolesterol, diabetes mellitus, dan lain-lain (menyebabkan tinitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinitus objektif)
  • Stress dan depresi. Diagnosis ini merupakan diagnosis yang sangat umum jika tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinitus lain tidak dapat diidentifikasi.

Tidak ada obat khusus untuk tinitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan agar anda berkonsultasi  dengan dokter spesialis THT untuk dilakukan pemeriksaan lengkap terhadap telinga anda.
Demikian informasi yang dapat kami berikan tentang tinitus . Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar