Sukses

Vaksin Rubela Selama Kehamilan
14 Agu 2017, 07:40 WIB
Wanita, 24 tahun.

Malam dokter... Mau tny vaksin rubela ap ad untk ibu yg ign program hamil dok??

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang vaksin rubela untuk kehamilan menggunakan layanan tanya dokter

Saya turut prihatin dengan semua yang telah Ibu alami. Ibu, sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Sebagian lagi keguguran disebabkan oleh kelainan bentuk/kelainan pada rahim, gangguan sirkulasi darah (mis.Thrombophilia), faktor imunologik, kekurangan hormon, infeksi, dll. Secara medik baru dianggap bermasalah jika keguguran terjadi berulang (habitualis), yaitu keguguran yang terjadi 3 kali atau lebih. Kalau faktor kromosom tentu tidak ada tindakan pencegahannya. Faktor lain umumnya bisa dievaluasi dan diperbaiki kalau memang ada, misalnya: faktor sirkulasi darah, infeksi, kelainan pada uterus.

Bagaimana dengan hasil IgM Rubella Anda? IgG Rubella berarti Anda sudah memiliki proteksi terhadap infeksi Rubella. Nilai IgG + biasanya menunjukkan infeksi lampau sedangkan jika IgM anda + menunjukkan infeksi saat ini.

Bagi penderita yang sudah pernah terkena infeksi rubella sebelumnya maka tubuh akan membentuk sistem pertahanan (sistem imun) untuk melindungi diri dari infeksi ulang rubella. Sistem pertahanan tubuh ini ditandai dengan adanya hasil IgG anti-rubella yang positif, yang menunjukkan bahwa tubuh sudah pernah mendapatkan infeksi rubella sebelumnya. Dengan adanya sistem pertahanan tubuh terhadap rubella ini maka kalaupun terjadi infeksi ulang maka biasanya gejala yang ditimbulkan akan lebih ringan. Namun memang jika titernya rendah maka disarankan untuk mendapatkan vakinasi untuk perlindungan yang lebih baik.

Untuk merencanakan kehamilan, sebaiknya Ibu mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan menyeluruh penyebab masalah kehamilan Ibu. Dokter spesialis kebidanan juga mungkin akan meminta pendapat dari dokter spesialis penyakit dalam mengenai kondisi Ibu. Kemungkinan diperlukan pemeriksaan genetik. Setelah penyebabnya diketahui maka Ibu, suami dan dokter dapat mendiskusikan rencana kehamilan Ibu.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar