Sukses

Penanganan Stroke Berulang
14 Agu 2017, 07:00 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok ini bukan tentang saya, tapi tentang ayah saya. beliau sekarang berusia 54 tahun sudah terkena stroke 2 kali. 2 bulan yang lalu baru keluar dari rs karena stroke kedua, strokenya stroke perdarahan. Sekarang beliau mengeluh nyeri pada betis kanan, timbul bila berjalan sedikit. Itu kenapa ya dok, mohon penjelasannya dan langkah apa yang harus dilakukan? terima kasih sebelumnya.

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang stroke berulang menggunakan layanan e-konsultasi.

Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan mengenai kondisi ayah anda Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.

 Penderita stroke memang memiliki kemungkinan untuk mengalami stroke kembali dan biasanya serangan yang terjadi akan semakin berat. Selain itu serangan stroke juga terkadang menimbulkan gejala sisa yang pada beberapa kasus sulit untuk kembali pulih seperti sedia kala. Semakin luas kerusakan yang terjadi di otak akibat serangan stroke dan semakin sering stroke berulang maka akan memperburuk keadaan dari pasien dan meningkatkan resiko kematian. Oleh karena itu, usaha yang dapat kita lakukan hanyalah mencegah stroke berulang kembali dan meringankan gejala yang ada.

 

Upaya pencegahan stroke berulang yang dapat dilakukan antara lain :

1. Menjalankan gaya hidup sehat dengan cara :

menghindari : rokok, stres mental, alkohol, kegemukan, konsumsi garam berlebih

mengendalikan : hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit sumbatan pembuluh darah

menganjurkan : asupan gizi seimbang dan olah raga teratur


2. Secara rutin berkunjung ke dokter spesialis saraf untuk kontrol


3. Mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter spesialis saraf


4. Dukungan dan peran serta keluarga yang optimal


5. Berkonsultasi dengan bagian rehabilitasi medis sebagai usaha suportif bagi pasien untuk membantu aktivitas sehari-hari seperti bicara, bergerak makan dan minum, dsb

 Mengenai pengobatan secara refleksi, mungkin dapat dilakukan sebagi usaha suportif bagi pasien untuk membantu meringankan gejala yang muncul. 

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar