Sukses

Katarak Kongenital dan Kerusakan Retina pada Anak
14 Agu 2017, 04:49 WIB
Pria, 2 tahun.

Ass dok sya mau tnyya ank sya usia nya 28bln ank sya d htam nyaada yg ptih nya sya sdah d priksa kta nya bwaan lhir ko tmbul nya dah umur stahun stengah sya bngung ktanya d oprasi jga tetep gx akn bsa mlihat sya ngedengar ini sngat terpukul gmna baik nya ea dok Mkasih

Terimakasih telah bertanya tentang kelainan mata pada anak melalui fitur Tanya Dokter.

Kami turut prihatin akan kondisi anak Anda dan akan mencoba menjawab pertanyaan Anda melalui informasi yang terbatas.

Apakah anak Anda lahir prematur? Ataukan anak Anda mengalami infeksi selama Anda hamil (apakah Anda pernah sakit yang serius selama hamil)?

Kemungkinan yang anak Anda alami adalah retinopati pada bayi prematur. Bayi prematur sangat rentan mengalami retinopathy of prematurity (ROP) atau kelainan jaringan retina pada bayi prematur. Sekitar 10%n kelahiran bayi prematur mengalami ROP.

Retina adalah organ yang sangat vital dari seluruh jaringan mata. Organ tersebut berfungsi menangkap rangsang cahaya sehingga seseorang bisa melihat. Pembuluh darah retina mulai berkembang pada usia kehamilan 16 minggu dan terbentuk sempurna saat menginjak 40 minggu. Sedangkan pertumbuhan pembuluh darah bayi prematur belum sempurna.

Pertumbuhan tak sempurna itu membuat timbulnya pembuluh darah abnormal. Efeknya, komplikasi pendarahan atau kerusakan jaringan retina. Hal inilah yang berpotensi kebutaaan permanen pada bayi.

Putih-putih pada bagian hitam mata anak Anda kemungkinan disebabkan oleh katarak sejak lahir, yang dalam istilah kedokteran disebut dengan katarak kongenital. Katarak kongenital dapat diperbaiki melalui operasi penggantian lensa agar penglihatan membaik. Namun bila retina (saraf mata) telah rusak maka operasi katarak tidak akan dapat mengembalikan penglihatannya, hanya sekedar estetika agar lensa mata tidak tampak keruh.

Sebaiknya konsultasikan secara mendetail dengan dokter spesialis anak dan juga dokter spesialis mata yang ahli menangani kasus mata pada anak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar kelainan mata pada anak. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar