Sukses

Menangani Diabetes Kering
14 Agu 2017, 04:49 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok mau tanya yaa... Ayah saya kena diabetes kering... Sekarang badannya kurus sekali... Itu cara mengatasi dan mengobati nya bagaimana yaa dok... Terimakasih

Terimakasih telah bertanya seputar diabetes melalui fitur Tanya Dokter.

Di dalam dunia kedokteran, istilah diabetes basah dan diabetes kering sebenarnya tidak ada. Penyakit ini terbagi menjadi diabetes tipe-2, diabetes tipe-2 dan diabetes di usia muda (MODY). Masyarakatlah yang ‘menciptakan’ istilah diabetes basah dan diabetes kering untuk menggambarkan kondisi luka (gangrene) pada penderita. Luka tersebut merupakan komplikasi dari diabetes.

Pada diabetes kering, luka terjadi karena adanya kerusakan pembuluh darah akibat gula darah tinggi berkepanjangan yang menyebabkan sirkulasi darah terganggu dan luka menjadi sulit sembuh. Ini karena darah membawa oksigen dan nutrisi ke jaringan di sekitar luka, agar luka cepat sembuh. Jika aliran darah terhambat maka aliran oksigen ke jaringan sel pun akan terganggu atau bahkan bisa mati.

Sedangkan yang dimaksud dengan diabetes basah adalah diabetes dengan luka berbentuk basah akibat suatu infeksi. Luka diabetes yang sudah terinfeksi oleh bakteri akan mengeluarkan nanah di atasnya. Permukaan basah itulah yang memunculkan istilah diabetes basah.

Terkait kondisi berat badan yang turun pada penderita diabetes, pada mulanya penderita diabetes memiliki berat badan yang berlebih. Kondisi ini (kegemukan) menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi dimana hormon insulin yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah tidak bisa bekerja semestinya. Ini dikarenakan sel tubuh kurang berespon terhadap insulin oleh karena gula darah yang terus menerus tinggi. Gula darah yang terus menerus tinggi dianggap sebagai 'racun' oleh sel sehingga mereka 'menolak' untuk menerimanya. Sampai di suatu titik, akhirnya sel-sel ini benar-benar sulit untuk menerima gula darah, yang dipakai sebagai bahan bakar untuk menjalankan berbagai proses dalam tubuh. Sama seperti manusia yang akan kelaparan jika tidak makan, begitu pula sel-sel tersebut akan kelaparan ketika tidak mendapatkan gula darah. Maka, tubuh akan mencari sumber lain sebagai bahan bakar, yaitu lemak dalam tubuh. Karena itu, lama kelamaan penderita diabetes akan menurun berat badannya karena cadangan lemaknya terpakai. 

Untuk mengatasi kedua hal tersebut, diabetes harus diobati secara menyeluruh. Prinsipnya gula darah harus terkendali dengan baik. Ini dapat dicapai dengan melakukan 4 pilar pengobatan diabetes, yaitu edukasi (pemberian informasi terkait penyakit, penyebab, komplikasi, penanganan, pencegahan), pengaturan pola makan, olahraga, dan obat. Obat-obatan antidiabetes banyak jenisnya dan indikasinya tergantung beratnya diabetes serta komplikasi yang sudah terjadi.

Apakah ayah Anda sudah menggunakan obat-obat antidiabetes? Jika ya, teruskan sesuai anjuran dokter. Ada kemungkinan ayah Anda membutuhkan insulin jika sulit terkontrol dengan obat-obatan minum.

Untuk target pengendalian gula darah pada diabetes adalah sebagai berikut:

  • HbA1c <7% (optimal bila <6,5%)
  • Gula darah puasa <80-130 mg/dL (optimal bila <110 mg/dL)
  • Gula darah  2 jam post prandial (setelah makan) <180 mg/dL (optimal bila <140 mg/dL)

Untuk mengenal diabetes lebih lanjut, Anda dapat membaca lebih lanjut dari Rubrik Spesialis Diabetes. Ada beragam informasi terkait diabetes yang bisa Anda baca di sini. Berikut ada pula video mengenai Cara Mencegah Diabetes dengan 3J.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar diabetes. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar