Sukses

Sakit Kepala
13 Agu 2017, 23:32 WIB
Pria, 55 tahun.

Selamat malam, dok saya mau tanya ayah saya sakit vertigo tetapi setelah minum obat selama krg/lebih 1 minggu tetapi sakit kepalanya blm juga hilang, dan sekarang mengeluh berat pada bagian belakang leher seperti ada beban. Nah ayah saya juga tekanan darahnya rendah 100/70 mmhg dan kecepatan nadinya: 58 x/menit. Jadi apa solusinya ya dok? Apa ada saran obat yg baik untuk mengatasi ini? Mohon jawabannya ya dok, terimakasih sebelumnya..

Terima kasih telah bertanya seputar sakit kepala melalui fitur Tanya Dokter.

Apakah bapak Anda mengalami sakit kepala atau pusing berputar? Karena yang dinamakan vertigo adalah pusing berputar.

Sakit kepala dapat dibagi menjadi sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.
Primer - tidak disebabkan oleh kondisi apapun, hasil pemeriksaan lab, dan penunjang lainnya normal


Sekunder - terdapat penyakit yang mendasari, seperti akibat cedera leher/kepala/tulang belakang, peradangan atau gangguan pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, termasuk stroke, infeksi (meningitis), tekanan dalam otak yang terlalu tinggi atau rendah, tumor otak, cedera kepala; hal-hal ini biasanya bisa terlihat melalui CT scan


Pada kasus Anda, memang belum jelas ini disebabkan oleh sakit kepala primer atau sekunder. Pada sakit kepala primer, bila sakit kepala yang Anda rasakan terjadi >15 hari dalam sebulan, dalam waktu paling sedikit 3 bulan, Anda dianggap mengalami sakit kepala kronis (chronic daily headaches/CDH).

Pada tipe yang primer, terdapat CDH yang berlangsung singkat dan yang berlangsung lama (>4 jam). Terdapat 4 jenis sakit kepala yang biasanya berlangsung lama: chronic migraine, chronic tension type headache, new daily persistent headache, dan Hemicrania continua.

Faktor risiko lain yang menyebabkan sering sakit kepala adalah: jenis kelamin perempuan, kondisi cemas, depresi, gangguan tidur, obesitas, mengorok, konsumsi kafein berlebihan, dan konsumsi obat sakit kepala berlebihan.
Selain sakit kepala primer, sakit kepala juga dapat disebabkan oleh penyakit lain yang mendasari, yaitu yang disebut sakit kepala sekunder. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki kelainan yang lebih berbahaya mendasari keluhan Anda, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis saraf.

Untuk saat ini, yang dapat dilakukan adalah:
* Menghindari aktivitas yang memperburuk sakit kepala Anda.

* Gunakan obat antinyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, namun jangan lebih dari 3 hari/minggu.
* Istirahat yang cukup




Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat,

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar