Sukses

Bintik Merah Labia
13 Agu 2017, 21:12 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok mau tanya Di bagian labia minora terdapat bintik2 warna pink yg skrg berubh jd agak putih kekuningan. Ini sudah berlangsung selama krg lbh 2minggu. Jumlah bintiknya sepertinya bertambah. Kadang terasa gatal tapi tidak sering, akan tetapi sekarang jadi sakit ketika buang air. Sebelumnya saya makan cumi dan terkena alergi gatal2 di tangan saya. Apa ya Mungkin yg ada di labia minora disebabkan alergi itu ya dok? Mohon penjelasan dan sarannya Trims

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah bertanya tentang gangguan pada labia menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Keluhan umum yang sering dialami jika kita tinggal di daerah tropis adalah berkeringat. Keringat membuat tubuh kita mudah lembab, terutama pada wilayah yang tertutup, berlipat dan banyak lemak salah satunya adalah seperti didaerah intim kewanitaan.

Vagina (Labia Mayor/ bibir vagina luar maupun Labia Minor/bibir vagina dalam) terdiri dari otot, lemak, saraf dan ditumbuhi oleh sel-sel rambut beserta kelenjar minyak (kelenjar sebacea), dimana di area tersebut biasanya di tumbuhi oleh bulu kemaluan. Apabila di daerah kewanitaan sering terjadi kondisi “terlalu lembab” maka hal ini akan menyebabkan mudahnya berkembang biak infeksi berupa bakteri, jamur dan virus sehingga eksosistem di vagina menjadi terganggu yang akhirnya akan muncul keluhan-keluhan berupa bau tak sedap, gatal terkadang disertai dengan keluarnya cairan keputihan dari dalam lubang vagina dan bintik bintik kecil seperti jerawat pada bagian bibir vagina luar.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan peradangan kelenjar minyak di kulit vagina bagian luar karena meningkatnya kelembaban di daerah intim (terlalu lembab) diantaranya ;

1. Penggunaan celana dalam terlalu ketat dan dalam waktu yang lama
2. Membilas vagina dengan air tidak bersih
3. Kebersihan daerah intim yang tidak baik di saat menstruasi dan keputihan
4. Penggunaan sabun pembersih kewanitaan yang tidak tepat (alergi)

 

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh cewe untuk menjaga dan merawat daerah intimnya agar tetap terjaga kebersihan dan keseimbangan kelembabannya, diantaranya;

Perhatikan air yang digunakan saat membilas daerah intim, sebisa mungkin hindari air yang ditampung karena curiga telah tercemar bakteri atau jamur.
Saat membilas, dianjurkan dari arah depan ke belakang untuk meminimalkan terjadinya perpindahan kotoran dari dubur ke vagina.
Cuci tangan dengan bersih disaat akan membilas vagina, sebisanya hindari membersihkan dengan menggunakan tissue karena khawatir kulit Anda tidak cocok dengan kandungan zat yang ada di tissue sehingga akan muncul iritasi.
Mengeringkan daerah di sekitar vagina sebelum berpakaian terutama disaat haid dan kepuithan (saat menganti pembalut dan pantyliner) karena bila lupa dikeringkan akan menyebabkan celana dalam yang dipakai menjadi basah dan lembab. Selain tidak nyaman dipakai, celana basah dan lembab berpotensi mengundang bakteri dan jamur akhirnya infeksi.
Gunakanlah celana dalam dan handuk yang bersih dan sebisa mungkin jangan digunakan bersamaan.
Pilihlah celana dalam dari bahan katun dan untuk sementara batasi penggunaan celana dalam maupun jins yang ketat agar sirkulasi udara di daerah yang sedang infeksi tidak bertambah berat.
Kurangi aktifitas yang menyebabkan keringat berlebih.
Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar