Sukses

Nyeri Perut, Perut Membesar Dan Sulit BAB
13 Agu 2017, 14:39 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya kan punya maag kronis Nah semenjak tgl 5 agustus kemarin perut sayang sakit terus dok dan perutnya itu kayak membesar dan terasa mual terus. Serta kalo malem suka bunyi kenceng kedengeran dok. Padahal sudah minum obat maag jg, Itu kenapa ya dok dan saya juga susah BAB dok

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Nyeri Perut, Perut Membesar Dan Sulit BAB melalui fitur Tanya Dokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. Pertama izinkan kami mengajukan pertanyaan.

Pada bagian mana perut yang Anda rasakan sakit ? Apakah pada bagian ulu hati ? Melihat riwayat Anda tentang maag kemungkinan sakit maag Anda kambuh dan juga terdapat kembung akibat gas lambung yang meningkat. 

Maag kronis adalah penyakit dengan keluhan utama mual dan muntah. Keluhan mual dan muntah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab tersering adalah karena peyakit lambung, dimana asam lambung meningkat bisa menyebabkan keluhan nyeri perut ulu hati dan sensasi sesak nafas. Penyakit maag adalah ganguan pada lambung dimana terjadi peningkatan asam lambung. Maag itu sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi kuman H.Pylori, stres, sering telat makan dsb. Nah penyebab-penyebab itu dapat menyebabkan ulkus (luka pada lambung) yang dapat menyebabkan gangguan pada dinding lambung yang lama. Sehingga, tidak menutup kemungkinan terjadinya komplikasi dan berujung kematian.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah :

-Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)

-Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.

-Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari

-Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)

-Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)

-Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Jika dengan perubahan pola makan dan keluhan tidak berkurang, sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat luka pada lambung Anda.

Sulit BAB

Sulit BAB karena konsistensinya yang lebih keras disebut juga dengan konstipasi, dalam istilah awam dikenal dengan sembelit. Konstipasi/sembelit adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar (BAB), penurunan frekuensi gerakan usus, BAB keras dan sulit. Konstipasi ini dapat mengakibatkan wasir/hemoroid apabila terus-menerus terjadi.

Penyebab konstipasi sangat banyak, yaitu:

1. Hambatan pada kolon/usus besar atau rektum, yang disebabkan oleh fisura ani (lecet/luka pada anus), obstruksi usus, kanker usus besar, striktur usus (penyempitan rongga usus besar), kanker rektum, dan rektokel (kantong rektum membonjol ke arah dinding belakang vagina)

2. Gangguan pada saraf-saraf di sekitar kolon dan rektum, yang terjadi pada neuropati otonom, sklerosis multipel, penyakit Parkinson, cedera saraf tulang belakang, dan stroke

3. Gangguan pada otot-otot yang terlibat dalam proses BAB, seperti ketidakmampuan untuk merelaksasi otot-otot panggul yang diperlukan untuk mengeluarkan tinja (anismus), otot panggul melemah atau tidak berkontraksi secara benar

4. Kondisi-kondisi yang mempengaruhi hormon tubuh, seperti diabetes, hiperparatiroidisme, kehamilan, dan hipotiroidisme.

Sebagian besar kasus konstipasi dapat diatasi dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti :

  • Konsumsi makanan berserat tinggi setiap hari.
  • Tingkatkan asupan cairan ke dalam tubuh minimal 8 gelas sehari (2 gelas saat bangun pagi, 4 gelas sepanjang hari, 2 gelas saat akan tidur). Konsumsi makanan yang kaya akan serat harus diimbangi dengan minum cairan dalam jumlah banyak.
  • Peningkatan asupan cairan ke dalam tubuh tanpa diikuti oleh peningkatan asupan serat tidak akan memberikan pengaruh yang bermakna dalam mengatasi konstipasi.
  • Olahraga secara teratur
  • Jangan menunda keinginan untuk BAB.

Apabila keluhan Anda berlanjut, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter guna dilakukan wawancara detail dan pemeriksaan fisik secara langsung untuk mengetahui penyebab kemungkinan lain.

Demikian informasi yang dapat disampaikan seputar Nyeri Perut, Perut Membesar Dan Sulit BAB. Semoga bermanfaat.

Salam sehat

0 Komentar

Belum ada komentar