Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penis Tidak Keras Dan Air Mani Cepat Keluar
13 Agu 2017, 14:39 WIB
Pria, 30 tahun.

Dok tanya seputar alat kelamin. Mengapa ya dok penis tidak keras dan cepat keluar air mani saat berhubungan, terima kasih.

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah bertanya tentang Penis Tidak Keras Dan Air Mani Cepat Keluar menggunakan fitur Tanya Dokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

1. Penis Tidak Keras

Keluhan penis tidak begitu keras saat berhubungan intim kemungkinan terjadi karena disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik.

Disfungsi ereksi diakibatkan adanya gangguan psikis dan organis. Psikis jika adanya faktor kejenuhan, kejengkelan, kekecewaan, hilangnya daya tarik terhadap pasangan, trauma seksual hingga rasa takut gagal yang terpicu dari kurangnya rasa kepercayaan diri. Sedangkan gangguan organis terjadi akibat adanya penyakit diabetes, kolesterol, hipertensi, kelainan pembuluh darah, kelainan persarafan, obat-obatan, kelainan pada penis.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

2. Air Mani Cepat Keluar

Salah satu penyebab dari air mani cepat keluar ini adalah kasus Ejakulasi Dini (ED). Ejakulasi Dini (ED) memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Memang tidak ada batasan waktu dalam definisi ini.

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya. Jika penyebab ED telah tertangani, maka tentunya dalam berhubungan intim akan lebih bertahan lama seperti yang Anda inginkan.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

-Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
-Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria
-Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual
-Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini

Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini:
-Terapi seksual
-Terapi seksual dalam hal ini adalah berlatih mengendalikan ejakulasi dini dengan melakukan masturbasi. Dengan teknik masturbasi yang sesuai, tidak terlalu terburu-buru, sensitivitas dan respon terhadap suatu rangsangan seksual dapat dikendalikan. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum hubungan seksual juga dapat menunda ejakulasi.
-Terapi obat
Obat-obatan antidepresi dan obat bius topikal (oles) juga dapat digunakan pada keadaan ini. Namun terapi dengan obat-obatan sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter
-Psikoterapi
Seperti psikoterapi untuk masalah lainnya, psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan stress yang dapat mempengaruhi hubungan seksual

 

Untuk keluhan yang Anda alami, kami sarankan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis andrologi guna dilakukan evaluasi dan tatalaksana/ penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dpaat kami sampaikan seputar Penis Tidak Keras Dan Air Mani Cepat Keluar. Semoga bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar