Sukses

Nyeri Leher Sebagai Risiko Prosedur Anestesi Spinal
17 Jul 2017, 23:19 WIB
Wanita, 20 tahun.

Maaf dokter mau tanya..saya sebelumnya belum pernah merasakan sakit yang saya alami saat ini.begini dok dibagian paha ada benjolan dan kemarin dilakukan operasi kecil untuk mengambil benjolan itu sebelum diambil saya disuntik bius di punggung bagian bawah agar tidak sakit saat dilakukan operasi,setelah operasi kecil tidak ada efek apa" cuma mual kata perawatnya efek bius..nahh saya udah pulang dari opname 1malam di RS malamnya saya bener-bener merasakan nyeri yang sangat sakit pada bagian leher saya tepatnya mulai dari bawah bahu keatas hingga kepala buat nengok pun sakit sekali dileher dan kalo dipaksa kepala saya jadi nyut-nyutan dan itu sangat sakit dok,tp kalo langsung dipake tidur telentang udah gak sakit lagi dan kalo saya enggak buru-buru tidur telentang tambah sakit dan ada perasaan ingin muntah (mual).sampai saat ini belum hilang dok sakitnya apalagi kalo kelamaan berdiri atau duduk.mau tanya dokter saya kenapa ya,apakah ini ada hubungannya dengan syaraf sya pra operasi kecil atau gara" dibius itu dok..sebelumnya sy belum pernah sakit seperti ini sblm operasi pun saya sehat dan baik" saja .mohon bantuan dan arahannya dokter terimakasih 😭😭

Terimakasih telah bertanya tentang nyeri leher setelah anestesi spinal melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Anestesi yang dilakukan kepada Anda saat operasi disebut dengan anestesi spinal atau intralumbar anesthesia (ILA) yang bertujuan memblok saraf-saraf daerah pinggang ke bawah. Suntikan ini dimasukkan ke dalam rongga epidural yang berisi cairan otak.

Pada sebagian kecil kasus (sangat jarang) terjadi tusukan terhadap duramater (salah satu lapisan otak) yang tidak disengaja. Ini merupakan risiko medis dari sebuah prosedur anestesi. Tusukan ini menimbulkan cairan otak terus-menerus keluar melalui lubang tersebut sehingga tekanan cairan otak menurun. Ketika seseorang berada dalam posisi tegak, penurunan tekanan ini akan mempengaruhi struktur-struktur seperti selaput otak, saraf, dan pembuluh darah sehingga menimbulkan nyeri kepala.

Nyeri kepala ini disebut dengan PDPH atau postdural puncture headache. Nyeri kepala terjadi pada area dahi, dahi ke pelipis atau belakang kepala, yang memburuk ketika bergerak dan membaik saat berbaring telentang. Keluhan lain yang dapat menyertai yaitu mual, muntah, dan kaku hingga kaku leher. Pada kasus yang lebih jarang, bisa terjadi nyeri punggung atas tanpa sakit kepala, seperti yang Anda alami.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi kembali kepada dokter yang melakukan anestesi pada Anda untuk ditentukan apakah hal tersebut disebabkan oleh prosedur anestesi. Alternatifnya, Anda dapat pula berkonsultasi dengan dokter saraf.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar nyeri leher setelah anestesi spinal. Semoga bermanfaat. (FA)

 

0 Komentar

Belum ada komentar